FEB UNIPMA Bekali Mahasiswa Pahami Investasi, dari Mekanisme Saham hingga Risiko
Universitas PGRI Madiun — Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas PGRI Madiun (Universitas PGRI Madiun) membekali mahasiswa dengan pengetahuan dan keterampilan dasar investasi melalui Kelas Praktisi Pasar Modal bertajuk Beyond the Classroom: Inside the Market di Auditorium FT Universitas PGRI Madiun, Selasa (6/10), kemarin.
Kegiatan yang diinisiasi Galeri Investasi FEB Universitas PGRI Madiun tersebut menggandeng Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Phintraco Sekuritas. Materi yang diberikan mencakup fondasi pasar modal, mekanisme investasi saham, analisis dasar saham, hingga pengelolaan risiko.
Dekan FEB Universitas PGRI Madiun, Dr. Anggita Langgeng Wijaya, S.E., M.Si., hadir dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan fakultas terhadap pelaksanaan edukasi pasar modal bagi mahasiswa, didampingi jajaran dosen FEB Universitas PGRI Madiun.
Kegiatan yang diinisiasi Galeri Investasi FEB Universitas PGRI Madiun itu turut melibatkan Ketua Galeri Investasi FEB Universitas PGRI Madiun, Sendy Dwi Haryanto, S.Pd., M.A. Edukasi pasar modal tersebut menjadi bagian dari upaya memberikan pemahaman kepada mahasiswa mengenai investasi sekaligus meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai risiko, termasuk tawaran investasi ilegal atau bodong.
Materi pertama disampaikan Trainer BEI Kanwil Jateng 2, Ari Seta Kurniawan. Ia menjelaskan struktur dan mekanisme pasar modal serta hal-hal mendasar yang perlu dipahami sebelum seseorang mulai berinvestasi.
“Sebelum melangkah jadi investor, anak muda wajib paham dulu struktur pasar dan mekanismenya. Jangan cuma ikut-ikutan tren tanpa tahu dasarnya,” jelas Ari.
Sementara itu, Executive Trainer Phintraco Sekuritas, Kartika Nugroho, membahas analisis dasar saham dan cara menghadapi fluktuasi harga. Ia menjelaskan bahwa keputusan investasi perlu mempertimbangkan peluang keuntungan sekaligus risiko kerugian.
“Investasi saham itu bukan cuma bicara soal mengejar profit, tapi bagaimana kita sigap membaca situasi dan mengelola risiko. Setiap keputusan finansial harus rasional, bukan emosional,” tegas Kartika.
Mahasiswa mengikuti materi dan diskusi yang berlangsung selama kegiatan. Pembekalan tersebut diharapkan membantu mahasiswa memahami pasar modal sebelum menentukan pilihan investasi serta lebih cermat dalam mengelola risiko finansial.



