Mahasiswa UNIPMA Raih Best Presenter di Konferensi Psikologi Internasional Filipina 

Universitas PGRI Madiun— Prestasi membanggakan ditorehkan mahasiswa Universitas PGRI Madiun (Universitas PGRI Madiun) yang sukses menyabet penghargaan Best Presenter dalam ajang 1st International Psychology Research Conference on Mental Health (PResCon 2026). Konferensi internasional ini diselenggarakan oleh Tarlac State University (TSU), Filipina, secara hibrida pada Kamis (22/10), kemarin.

Kegiatan akademik lintas negara yang dihelat di CASS Theater Room TSU dan terhubung via Zoom Meeting tersebut mengusung tema “Lived Experiences Heard, Real Voices, Real Change: Understanding Mental Health Across the Lifespan”. Berdasarkan laporan Rida Fahas, M.Pd., forum global ini diikuti oleh sekitar 350 peserta dari berbagai institusi.

“Kebetulan mahasiswa Universitas PGRI Madiun jadi presenter di acara tersebut dan menang” tambah Rida Fahas, M.Pd dalam laporannya.

Dalam konferensi tersebut, delegasi mahasiswa Universitas PGRI Madiun mempresentasikan dua topik penelitian psikologi yang mendalam. Tim pertama yang beranggotakan Cheril Lunetta Salsabila dan Anggara Bayu Rizky mengangkat studi berjudul “Adolescent Identity Crisis From the Perspective of Erikson’s Psychosocial Theory and Marcia’s Identity Statuses”, yang mengkaji krisis identitas remaja berdasarkan teori psikososial.

Sementara itu, tim kedua yang terdiri atas Risma Cahya Agustina dan Latifah Anggia Fitriani memaparkan riset bertajuk “Quarter-Life Crisis Among Emerging Adults: Mental Health, Well-Being and Counseling Needs”. Kajian ini menyoroti tekanan masa dewasa awal dari pendidikan, karier, relasi sosial, hingga kondisi finansial yang kerap memengaruhi kondisi psikologis ketika harapan tak sejalan dengan realitas.

Dalam keterangannya, Risma Cahya Agustina, salah satu delegasi mahasiswa Universitas PGRI Madiun, menyampaikan pentingnya meningkatkan kesadaran akan kesehatan mental di kalangan generasi muda. “Prestasi ini menjadi bentuk apresiasi bahwa kepedulian terhadap kesehatan mental generasi muda dapat disuarakan di panggung global,” ujar Risma.

Head of International Affairs Universitas PGRI Madiun, Dr. Brigitta Septarini Rahmasari, M.Pd., mengapresiasi capaian gemilang para mahasiswanya. “Keterlibatan aktif ini merupakan wujud nyata kontribusi perguruan tinggi dalam kancah akademik global.” ujarnya.

Capaian gemilang ini sekaligus merefleksikan implementasi nyata pilar Tridharma Perguruan Tinggi, meliputi pendidikan, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat melalui tawaran solusi atas isu-isu psikologis.

Lebih dari itu, keikutsertaan delegasi Universitas PGRI Madiun dalam forum global ini juga selaras dengan pencapaian target Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera), SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kolaborasi akademik lintas negara.

Melalui partisipasi di PResCon 2026, mahasiswa Universitas PGRI Madiun tidak hanya berhasil memperluas perspektif akademik internasional, tetapi juga memperkenalkan kajian persoalan psikologis lokal yang relevan dengan dinamika kehidupan masyarakat luas.