Gebrakan Pertama di Madiun! UNIPMA Sukses Gelar Walikota Madiun Cup 2026 Petanque Championship, Kampus Siapkan Golden Ticket Beasiswa 

Universitas PGRI Madiun- Universitas PGRI Madiun (Universitas PGRI Madiun) mencatatkan sejarah baru dalam dunia olahraga Kota Madiun. Melalui Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Sains (FIKS), Universitas PGRI Madiun sukses menggelar kejuaraan Walikota Madiun Cup 2026 Petanque Championship Se-Karesidenan Madiun yang berlangsung di Lapangan Petanque Universitas PGRI Madiun pada 8–10 Oktober 2026. Ajang ini menjadi turnamen resmi petanque perdana yang digelar di Kota Madiun dan wilayah se-Karesidenan.

Kejuaraan ini disambut dengan antusiasme yang luar biasa tinggi dari para pelajar. Terhitung sebanyak lebih dari 140 slot keikutsertaan dengan 95 entry pertandingan terdaftar, mulai dari jenjang SD/MI, SMP/MTs, hingga SMA/SMK/MA se-Karesidenan Madiun. Mereka berlaga di 15 kategori pertandingan yang terbagi ke dalam nomor Single Putra/Putri, Double Putra/Putri, serta Double Mixed (Campuran).

Saddan Pramana Putra, S.Pd., M.Or., sebagai ketua pelaksana sekaligus dosen Ilmu Keolahragaan (IKOR) Universitas PGRI Madiun, dalam wawancaranya mengatakan bahwa turnamen ini lahir berkat kolaborasi lintas elemen. Pelaksana teknis di lapangan dikomandoi langsung oleh mahasiswa IKOR Universitas PGRI Madiun, serta didukung oleh perangkat pertandingan seperti wasit dan pelatih profesional dari Federasi Olahraga Petanque Indonesia (FOPI).

"Ini merupakan ajang pertama dan jadi pendobrak tumbuhnya cabang olahraga petanque di Kota Madiun. Dukungan penuh kami dapatkan dari Pemkot Madiun, KONI, FOPI, Bank Jatim, hingga DISBUDPARPORA," terangnya.

istri Plt. Wali Kota Madiun, Ibu Delliana Panuntun, memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas terselenggaranya turnamen ini. Beliau menegaskan pentingnya wadah kompetisi bagi pengembangan atlet muda.

“Harapannya dari sini muncul klub-klub baru di Madiun, tidak hanya UPA. Event pertama ini sangat berhasil dan antusiasnya luar biasa. Semoga klub ini terus berkembang sehingga fasilitas lapangan bisa ditambah untuk menyambut event yang jauh lebih besar lagi," puji Delliana.

Apresiasi senada juga disampaikan oleh Rektor Universitas PGRI Madiun Dr. H. Supri Wahyudi Utomo, M.Pd. Melihat tingginya semangat para atlet muda, pihak jajaran civitas akademika memberikan apresiasi berupa kemudahan dan potongan beasiswa pendidikan untuk melanjutkan studi di Universitas PGRI Madiun.

“Seluruh civitas turut mengapriasi kejuaraan ini, sebagai bentuk penghargaan akan diberikan golden ticket beasiswa masuk Universitas PGRI Madiun bagi para atlet dari jenjang SD, SMP, hingga SMA," jelas Saddan Pramana Putra, S.Pd., M.Or.

Ajang ini sekaligus menjadi panggung unjuk gigi bagi klub UPA (Universitas PGRI Madiun Petanque Academy). Saddan Pramana Putra, S.Pd., M.Or., menceritakan, UPA dibentuk berkat dorongan dan audiensi masyarakat, orang tua, serta guru sekolah yang menginginkan wadah pembinaan prestasi petanque. Dengan memanfaatkan fasilitas lapangan serta SDM pelatih mumpuni dari program studi IKOR Universitas PGRI Madiun, UPA rutin menggelar latihan tiap Selasa, Kamis, dan Sabtu pagi.

"Meskipun baru, atlet-atlet binaan UPA sudah kami siapkan untuk bertanding di level yang lebih tinggi. Bulan depan ada 5 atlet yang kami kirim untuk Popda di Kudus. Sebelumnya di Kejurprov Jatim, atlet kami juga berhasil menembus babak 8 besar," tambahnya.

Ke depan, pihak panitia dan Universitas PGRI Madiun berencana menambah fasilitas lapangan agar pembinaan dapat berjalan lebih maksimal. Universitas PGRI Madiun dan FOPI menargetkan kejuaraan berjenjang: dimulai dari tingkat Karesidenan Madiun tahun ini, naik ke tingkat Jawa Timur pada 2027, hingga siap menjadi tuan rumah Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Petanque mendatang.