UNIPMA Teken MoU dengan Kantor Imigrasi Madiun, Perkuat Layanan Keimigrasian dan Menuju Kampus Internasional
Universitas PGRI Madiun (Universitas PGRI Madiun) resmi menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Kantor Imigrasi Kelas II Madiun di Laboratorium Terpadu Universitas PGRI Madiun, Selasa (19/5), kemarin. Kerja sama tersebut dilakukan sebagai langkah memperkuat layanan keimigrasian sekaligus mendukung program internasionalisasi kampus.
Penandatanganan nota kesepahaman itu dirangkaikan dengan kuliah umum bertajuk “Kenali Imigrasi, Jelajahi Dunia” yang diikuti mahasiswa dari berbagai fakultas di lingkungan Universitas PGRI Madiun.
Kegiatan dihadiri Rektor Universitas PGRI Madiun Dr. Supri Wahyudi Utomo, M.Pd., Wakil Rektor 3 Dr. Jeffry Handhika, S.Si., M.Pd., M.Si., Kepala Biro Kerja Sama dan Humas (BKH) Dr. Sri Lestari, S.Pd., M.Pd., beserta jajaran, serta Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Madiun Arief Adi Prayogo, S.Kom., M.H., bersama jajaran Imigrasi.
Dr. Supri Wahyudi Utomo, M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kerja sama tersebut menjadi bagian dari upaya kampus dalam mendukung Tridharma Perguruan Tinggi, khususnya pada program pertukaran dosen dan mahasiswa dengan perguruan tinggi mitra di luar negeri.
Menurutnya, Universitas PGRI Madiun terus mendorong proses internasionalisasi kampus agar lulusan mampu bersaing di tingkat global. Selain itu, kerja sama dengan Kantor Imigrasi diharapkan memudahkan mahasiswa yang akan mengikuti program pertukaran pelajar, penelitian bersama, maupun kegiatan akademik internasional lainnya.
“Universitas PGRI Madiun mengusung konsep go internasional agar mahasiswa memiliki kesempatan lebih luas untuk belajar dan berkolaborasi dengan kampus luar negeri,” ujarnya.
Selain mendukung kerja sama internasional, program tersebut juga sejalan dengan implementasi Sustainable Development Goals (SDGs) dan Program Kampus Berdampak dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek). Program itu diarahkan untuk menghadirkan pembelajaran yang memberi manfaat bagi mahasiswa dan masyarakat.
Sementara itu, Arief Adi Prayogo, S.Kom., M.H., menilai kolaborasi dengan Universitas PGRI Madiun menjadi langkah strategis dalam meningkatkan pelayanan publik dan kesadaran hukum keimigrasian di masyarakat.
Ia mengatakan sinergi antarinstansi diperlukan untuk menjembatani keterbatasan kewenangan sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih optimal.
“Kerja sama ini diharapkan mampu meningkatkan pemahaman masyarakat terkait keimigrasian sekaligus mendukung pelayanan publik yang lebih baik,” katanya.
Melalui penandatanganan MoU tersebut, Universitas PGRI Madiun dan Kantor Imigrasi Kelas II Madiun berkomitmen memperkuat kolaborasi di bidang pendidikan, layanan keimigrasian, serta pengembangan program internasional bagi mahasiswa dan civitas akademika.
Untuk informasi lebih lengkap terkait kegiatan kampus, dapat mengunjungi akun Instagram resmi Universitas PGRI Madiun di @official_unipma. Universitas PGRI Madiun juga telah membuka pendaftaran mahasiswa baru tahun akademik 2025/2026. Pendaftaran mahasiswa baru program Reguler dan RPL tahun akademik 2025/2026 juga telah dibuka.
Informasi lengkap terkait program studi dan persyaratan dapat diakses melalui akun Instagram @unipma_pmb, atau dengan datang langsung ke Biro PMB di Kampus 1, Jalan Setiabudi No. 85 Madiun, maupun Kampus 2 di Jalan Raya Klitik Km 5 Ngawi. Informasi juga tersedia di laman resmi Universitas PGRI Madiun, www.unipma.ac.id.



.jpeg)