UNIPMA Laksanakan Monev Terhadap 247 Mahasiswa Penerima KIPK 

Melalui Tim Monev KIPK Universitas PGRI Madiun (Universitas PGRI Madiun) menggelar kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) bagi 247 mahasiswa penerima KIPK, Rabu (22/4), kemarin. Kegiatan yang berlangsung di Laboratorium Terpadu ini diikuti mahasiswa dari berbagai program studi lintas fakultas di lingkungan kampus.

Peserta monev berasal dari beragam latar belakang prodi, mulai dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Fakultas Teknik (FT), Fakultas Hukum (FH), hingga Fakultas Ilmu Kesehatan dan Sains (FIKS). Sebaran ini menunjukkan bahwa program KIPK di Universitas PGRI Madiun menjangkau mahasiswa secara luas dan merata.

Pelaksanaan monev menjadi bagian dari strategi pembinaan berkelanjutan yang tidak hanya berfokus pada capaian akademik, tetapi juga mencakup penguatan literasi keuangan, pembentukan karakter, serta peningkatan kesadaran mahasiswa terhadap berbagai risiko sosial di era digital.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Wakil Rektor 3, Dr. Jeffry Handhika, M.Pd., M.Si., jajaran BKM, tim pemonev, serta para dekan dan kepala program studi. Keterlibatan lintas unsur pimpinan tersebut mencerminkan komitmen kuat institusi dalam memastikan keberhasilan pembinaan mahasiswa penerima KIPK.

Ketua Tim Monev KIPK 2026 Arri Kurniawan, S.S., M.Pd., dalam laporannya menyampaikan bahwa mahasiswa penerima KIPK diharapkan tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas dan tanggung jawab sosial.

“Mahasiswa KIPK perlu memiliki kesadaran untuk memanfaatkan bantuan ini secara optimal, agar dapat menyelesaikan studi tepat waktu dengan hasil terbaik. Ini berkaitan erat dengan kedisiplinan, kemampuan mengatur prioritas, serta komitmen terhadap proses belajar,” ujarnya.

Sementara itu, Dr. Jeffry Handhika, M.Pd., M.Si., menegaskan bahwa kampus terbuka terhadap berbagai kendala yang dihadapi mahasiswa, baik akademik maupun non-akademik. Beliau mendorong mahasiswa untuk aktif berkomunikasi dengan pihak kampus ketika menghadapi kesulitan.

“Kami memahami bahwa setiap mahasiswa memiliki tantangan yang berbeda. Kampus hadir untuk mendampingi, memberikan solusi, serta memastikan mahasiswa dapat tetap fokus menyelesaikan studinya,” ungkapnya.

Salah satu mahasiswa penerima KIPK, Mochamad Baqi Wahyu Saputra dari Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, mengaku kegiatan ini memberikan ruang refleksi sekaligus tanggung jawab moral. “Dengan mengikuti monev ini, saya merasa lebih sadar untuk mempertanggungjawabkan beasiswa yang saya terima,” katanya.

Melalui kegiatan ini, Universitas PGRI Madiun kembali menegaskan komitmennya dalam membina mahasiswa penerima KIPK secara menyeluruh. Tidak hanya dari sisi akademik, tetapi juga dalam penguatan literasi, karakter, dan kesiapan menghadapi tantangan sosial-ekonomi di era digital.

Dengan pembinaan yang terarah, mahasiswa penerima KIPK diharapkan mampu berkembang menjadi generasi intelektual yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga berintegritas dan bertanggung jawab dalam kehidupan bermasyarakat.

Untuk informasi lebih lengkap terkait kegiatan kampus, dapat mengunjungi akun Instagram resmi Universitas PGRI Madiun di @official_unipma. Universitas PGRI Madiun juga telah membuka pendaftaran mahasiswa baru tahun akademik 2025/2026. Pendaftaran mahasiswa baru program Reguler dan RPL tahun akademik 2025/2026 juga telah dibuka.

Informasi lengkap terkait program studi dan persyaratan dapat diakses melalui akun Instagram @unipma_pmb, atau dengan datang langsung ke Biro PMB di Kampus 1, Jalan Setiabudi No. 85 Madiun, maupun Kampus 2 di Jalan Raya Klitik Km 5 Ngawi. Informasi juga tersedia di laman resmi Universitas PGRI Madiun, www.unipma.ac.id.