Malam Puncak Ocean Fest Vol. 3 UNIPMA Sukses Bawa Penonton Bernostalgia ke Era "Tempoe Doeloe" 

Gelaran akbar seni mahasiswa, Ocean Fest Vol. 3 Tahun 2025, mencapai puncaknya dengan sangat meriah. Bertempat di Graha Cendekia pada Minggu malam (7/12), kemarin, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Seni Universitas PGRI Madiun (Universitas PGRI Madiun) sukses menyulap panggung menjadi lorong waktu, mengusung tema “Tempoe Doeloe” yang memukau.

Atmosfer nostalgia langsung terasa melalui dekorasi panggung yang dibuat otentik. Ketua Pelaksana, Valentino Satria Wibowo, menjelaskan totalitas konsep tersebut. “Kami menghadirkan nuansa tempoe doeloe secara maksimal. Panggung dihias gedek anyaman bamboo, dengan atap daun alang-alang khas rumah kuno. Kami juga menyajikan polo pendem atau umbi-umbian sebagai jajanan tradisional,” ujarnya, Rabu (10/12), kemarin.

Malam puncak Ocean Fest, singkatan dari Objective and Creative Art on Festival, dimeriahkan oleh parade penampilan dari tujuh bidang seni yang dinaungi UKM Seni Universitas PGRI Madiun. Para penonton disuguhi pertunjukan yang kaya, mulai dari: Tari Tradisional dan Modern, Musik, Reyog, Dongkrek, Karawitan, Paduan Suara, serta Hadroh.

Seluruh tampilan dikemas apik, mengajak penonton untuk sejenak merasakan ketenangan dan kesederhanaan masa lampau.

Acara semakin semarak dengan kehadiran dosen Universitas PGRI Madiun, peserta lomba, delegasi organisasi mahasiswa, hingga masyarakat umum. Puncak kemeriahan terjadi saat seluruh anggota UKM Seni beserta dosen pembina berkolaborasi membawakan lagu “Ayang-Ayang”, yang disambut standing ovation dari penonton.

Valentino menegaskan bahwa Ocean Fest dirancang sebagai wadah penting bagi mahasiswa Universitas PGRI Madiun untuk menggali, mengembangkan, dan memamerkan potensi kreatif mereka di bidang seni.

Sebelum malam puncak, festival ini telah menyelenggarakan rangkaian lomba yang menarik antusiasme luar biasa, melibatkan sekitar 50 peserta baik individu maupun grup. Kompetisi yang digelar secara daring tersebut bahkan telah mencapai skala nasional, mencakup: Lomba Tari Tradisional (Jenjang SMA), Lomba Solo Vokal Sinden/Wiraswara (Tingkat Nasional), Lomba Tari Warok dan Jathil (Tingkat Nasional), dan Lomba Akustik (Tingkat Mahasiswa).

Pembina UKM Seni, Sesaria Prima Yudhaningtyas, S.Pd., M.Pd., memberikan apresiasi sekaligus dan pesan. "Ocean Festival yang terselenggara setiap tahun harus selalu lebih kreatif, inovatif, dan lebih berkesan untuk para penonton dan penikmat seni," pesannya.

Harapannya Ocean Fest Vol. 4 di tahun 2026 dapat tampil lebih luar biasa, menghadirkan inovasi seni yang lebih segar, dan terus mendorong mahasiswa Universitas PGRI Madiun untuk semakin aktif dan kreatif di berbagai bidang kesenian.

Untuk informasi lebih lengkap terkait kegiatan kampus, dapat mengunjungi akun Instagram resmi Universitas PGRI Madiun di @official_Universitas PGRI Madiun. Universitas PGRI Madiun juga telah membuka pendaftaran mahasiswa baru tahun akademik 2025/2026. Pendaftaran mahasiswa baru program Reguler dan RPL tahun akademik 2025/2026 juga telah dibuka.

Informasi lengkap terkait program studi dan persyaratan dapat diakses melalui akun Instagram @Universitas PGRI Madiun_pmb, atau dengan datang langsung ke Biro PMB di Kampus 1, Jalan Setiabudi No. 85 Madiun, maupun Kampus 2 di Jalan Raya Klitik Km 5 Ngawi. Informasi juga tersedia di laman resmi Universitas PGRI Madiun, www.Universitas PGRI Madiun.ac.id.