KKN-T UNIPMA Gagas Program Selantang, Dorong Lansia Gandul Sehat, Mandiri, dan Produktif
Kelompok 2 Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Berdampak Universitas PGRI Madiun (Universitas PGRI Madiun) meluncurkan inisiatif baru melalui sosialisasi Program Selantang (Sekolah Lansia Tangguh). Program ini dilaksanakan sebagai langkah awal pengenalan layanan kesehatan dan pemberdayaan bagi warga lanjut usia di Desa Gandul.
Sosialisasi berlangsung di Balai Desa Gandul pada 24–28 November 2025, dengan fokus tema “Mewujudkan Lansia Produktif di Usia Senja melalui Pekarangan Produktif Tanaman Herbal.”
Program yang didukung penuh oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Dr. Edy Suprapto, S.Si., M.Pd., ini menunjukkan kuatnya kolaborasi multipihak. Kegiatan dihadiri oleh Sekretaris Desa, kader posyandu lansia, tenaga kesehatan dari Puskesmas Pilangkenceng, staf KUA, serta mahasiswa KKN-T. Kehadiran berbagai pemangku kepentingan ini menegaskan komitmen bersama dalam meningkatkan kesehatan dan kemandirian lansia.
Airesti Rahmalita, selaku ketua pelaksana dalam wawancaranya melaporkan bahwa Program Selantang dirancang untuk memastikan lansia tetap aktif dan mandiri melalui serangkaian kegiatan edukatif.
“Kami ingin memberikan pemahaman dan praktik sederhana yang bisa langsung diterapkan di rumah, agar lansia tetap sehat, produktif, dan percaya diri,” ujar Airesti, Selasa (9/12), kemarin.
Sosialisasi ini mencakup pemaparan mengenai pentingnya menjaga kesehatan fisik dan mental, penerapan pola hidup sehat, serta dorongan bagi lansia untuk tetap terlibat dalam aktivitas sosial dan pemberdayaan.
Para peserta total 20 mayoritas lansia tersebut mendapatkan penjelasan mendalam terkait layanan Selantang, seperti; edukasi kesehatan, senan lansia, pelatihan keterampilan, dan praktik pembuatan ramua herbal dari tanaman pekarangan rumah.
Airesti menambahkan dalam laporannya bahwa mereka didampingi oleh kader posyandu dan tenaga kesehatan, mendapatkan sesi praktik langsung mengenai manfaat berbagai tanaman herbal dan teknik pengolahan sederhana untuk kebutuhan sehari-hari.
“Saya baru tahu cara membuat ramuan herbal yang benar untuk pegal, nyeri sendi, dan susah tidur. Penyampaiannya jelas dan praktiknya membuat kami lebih percaya diri. Semoga kegiatan seperti ini ada terus,” tutur Lastri selaku peserta dengan penuh antusias.
Melalui program ini, masyarakat Desa Gandul didorong mampu memanfaatkan tanaman herbal di pekarangan sebagai alternatif pendukung kesehatan. Program Selantang juga menjadi fondasi untuk kegiatan lanjutan, seperti pengembangan kebun Tanaman Obat Keluarga (TOGA) desa, pelatihan pembuatan produk herbal, dan program pemberdayaan lansia lainnya.
Untuk informasi lebih lengkap terkait kegiatan kampus, dapat mengunjungi akun Instagram resmi Universitas PGRI Madiun di @official_Universitas PGRI Madiun. Universitas PGRI Madiun juga telah membuka pendaftaran mahasiswa baru tahun akademik 2025/2026. Pendaftaran mahasiswa baru program Reguler dan RPL tahun akademik 2025/2026 juga telah dibuka.
Informasi lengkap terkait program studi dan persyaratan dapat diakses melalui akun Instagram @Universitas PGRI Madiun_pmb, atau dengan datang langsung ke Biro PMB di Kampus 1, Jalan Setiabudi No. 85 Madiun, maupun Kampus 2 di Jalan Raya Klitik Km 5 Ngawi. Informasi juga tersedia di laman resmi Universitas PGRI Madiun, www.Universitas PGRI Madiun.ac.id.



