KKN-T UNIPMA Kelompok 6 Kenalkan Galponik sebagai Solusi Ketahanan Pangan di Lahan Sempit 

Dalam upaya mengatasi persoalan pemanfaatan lahan sempit di lingkungan desa, Kelompok 6 Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Berdampak Universitas PGRI Madiun (Universitas PGRI Madiun) melaksanakan pelatihan pembuatan Galponik (Galon Aquaponik) di Balai Desa Krebet, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun, Selasa (25/11), kemarin. Kegiatan ini mengusung tema “Galponik: Memanfaatkan Lahan Sempit untuk Ketahanan Pangan Keluarga.”

Kegiatan yang mendapat dukungan penuh dari Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Yoga Prisma Yuda, S.Kom., M.Kom., tersebut dihadiri puluhan peserta, termasuk Ketua TP PKK Desa Krebet Sulastri serta kader PKK setempat.

Fadila Cantikasari, anggota KKN yang bertindak sebagai narasumber memaparkan dasar-dasar pengenalan galponik, mulai dari pengertian, bahan yang diperlukan, hingga jenis sayuran yang cocok ditanam dengan metode ini. Ia menekankan bahwa galponik merupakan inovasi sederhana yang mudah diterapkan keluarga untuk mendukung ketahanan pangan secara mandiri.

Dhea Putri Mujiastutik, selaku ketua pelaksana, mengatakan bahwa kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan pemahaman ibu-ibu PKK mengenai teknik bercocok tanam di lahan terbatas. “Kami membekali peserta cara membuat media tanam dari galon bekas, sekam bakar, dan kompos. Harapannya, keluarga bisa memenuhi kebutuhan sayur sekaligus mengurangi sampah plastik,” ujarnya, Senin (8/12), kemarin.

Ia menambahkan bahwa program ini juga bertujuan memperkuat peran kader PKK sebagai penggerak edukasi lingkungan dan ketahanan pangan keluarga.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan. Ketua TP PKK Desa Krebet, Sulastri, mengapresiasi inisiatif mahasiswa KKN-T. “Program ini sangat bermanfaat bagi ibu-ibu untuk mendukung ketahanan pangan keluarga. Dengan galon bekas dan media tanam organik, kita bisa menanam sayuran sehat secara mandiri di rumah,” tuturnya.

Ia berharap praktik galponik dapat diteruskan oleh ibu-ibu dan kader PKK, serta disebarluaskan kepada warga lainnya.

Melalui pelatihan ini, warga Desa Krebet diharapkan mampu mempraktikkan budidaya tanaman di lahan sempit, sekaligus berkontribusi pada pengurangan sampah plastik melalui pemanfaatan galon bekas.

Program ini juga menjadi langkah penting untuk menguatkan peran PKK sebagai motor penggerak ketahanan pangan dan edukasi ekologis di tingkat desa.

Untuk informasi lebih lengkap terkait kegiatan kampus, dapat mengunjungi akun Instagram resmi Universitas PGRI Madiun di @official_Universitas PGRI Madiun. Universitas PGRI Madiun juga telah membuka pendaftaran mahasiswa baru tahun akademik 2025/2026. Pendaftaran mahasiswa baru program Reguler dan RPL tahun akademik 2025/2026 juga telah dibuka.

Informasi lengkap terkait program studi dan persyaratan dapat diakses melalui akun Instagram @Universitas PGRI Madiun_pmb, atau dengan datang langsung ke Biro PMB di Kampus 1, Jalan Setiabudi No. 85 Madiun, maupun Kampus 2 di Jalan Raya Klitik Km 5 Ngawi. Informasi juga tersedia di laman resmi Universitas PGRI Madiun, www.Universitas PGRI Madiun.ac.id.