KKN-T UNIPMA Kelompok 6 Resmikan Rocket Stove sebagai Inovasi Pengelolaan Sampah Ramah Lingkungan di Desa Krebet
Program Kerja (Proker) Kelompok 6 Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Berdampak Universitas PGRI Madiun (Universitas PGRI Madiun) menghadirkan inovasi baru dalam pengelolaan sampah desa melalui peresmian rocket stove di Desa Krebet, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun, Kamis (4/12), kemarin. Kegiatan ini mengusung tema “Peningkatan Pengelolaan Sampah Desa melalui Teknologi Rocket Stove Ramah Lingkungan” dan menjadi langkah konkret menuju gerakan go green di lingkungan setempat.
Proker ini mendapat dukungan penuh dari Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Yoga Prisma Yuda, S.Kom., M.Kom., serta dihadiri Ketua TP PKK Desa Krebet, anggota Bank Sampah Desa, anggota Pokja 3, perangkat desa, dan masyarakat.
Ketua pelaksana sekaligus narasumber, Gegana Candra Kusuma, mengatakan bahwa program ini dirancang untuk meningkatkan pemahaman warga tentang teknologi pengelolaan sampah yang efisien dan minim polusi. “Kami ingin menunjukkan bahwa pengelolaan sampah dapat dilakukan dengan cara yang lebih bersih dan terukur,” ujarnya, Senin (8/12), kemarin.
Ia menambahkan bahwa kegiatan ini juga bertujuan menyediakan fasilitas pembakaran sampah ramah lingkungan dan mendorong keterlibatan aktif masyarakat dalam pengelolaan sampah berkelanjutan.
Antusiasme warga terlihat sejak sesi materi dimulai. Banyak peserta yang baru pertama kali mengenal konsep rocket stove dan menunjukkan ketertarikan tinggi selama pemaparan. Pada sesi demonstrasi, warga mencoba langsung proses pembakaran menggunakan alat tersebut.
Salah satu warga, Riska Okti, mengaku mendapat wawasan baru tentang pengelolaan sampah. “Baru pertama kali saya melihat cara kerja rocket stove. Ternyata pembakarannya cepat dan asapnya sangat sedikit. Menurut saya, ini bisa jadi solusi yang bagus untuk lingkungan kami,” ungkapnya.
Dalam materi yang disampaikan, Candra memaparkan tiga pokok utama, yakni pengenalan rocket stove, cara penggunaannya, serta langkah-langkah pembuatannya. Ia berharap teknologi ini dapat digunakan secara mandiri baik pada skala rumah tangga maupun komunitas.
Melalui inovasi ini, masyarakat Desa Krebet diharapkan dapat mengurangi volume sampah tak terkelola dan menekan pencemaran udara akibat pembakaran terbuka. Program ini juga berpotensi menjadi model inovasi yang dapat direplikasi dan dikembangkan lebih luas oleh warga serta lembaga desa.
Untuk informasi lebih lengkap terkait kegiatan kampus, dapat mengunjungi akun Instagram resmi Universitas PGRI Madiun di @official_Universitas PGRI Madiun. Universitas PGRI Madiun juga telah membuka pendaftaran mahasiswa baru tahun akademik 2025/2026. Pendaftaran mahasiswa baru program Reguler dan RPL tahun akademik 2025/2026 juga telah dibuka.
Informasi lengkap terkait program studi dan persyaratan dapat diakses melalui akun Instagram @Universitas PGRI Madiun_pmb, atau dengan datang langsung ke Biro PMB di Kampus 1, Jalan Setiabudi No. 85 Madiun, maupun Kampus 2 di Jalan Raya Klitik Km 5 Ngawi. Informasi juga tersedia di laman resmi Universitas PGRI Madiun, www.Universitas PGRI Madiun.ac.id.



