Sosialisasi Kesetaraan Gender Warnai Program DRPPA KKN-T Berdampak UNIPMA di Desa Banyukambang
Program Kerja Desa Ramah Perempuan dan Anak (DRPPA) KKN-T Berdampak Kelompok 16 Universitas PGRI Madiun (Universitas PGRI Madiun) sukses digelar di Balai Desa Banyukambang, Wonoasri, Kabupaten Madiun, Sabtu (6/12), kemarin. Mengusung tema “Kesetaraan Gender untuk Warga Desa Banyukambang”, kelompok mahasiswa ini mendorong hadirnya lingkungan desa yang aman, inklusif, dan setara bagi perempuan serta anak.
Panitia menghadirkan Kaprodi Hukum Universitas PGRI Madiun, Dr. Sulistya Eviningrum, S.H., M.H., sebagai narasumber utama. Beliau memaparkan pentingnya pemahaman mengenai hak dan peran perempuan serta anak dalam keluarga, pendidikan, hingga ruang publik. Sosialisasi ini sekaligus mengajak warga untuk bersama-sama mencegah kekerasan, diskriminasi, dan stereotip gender yang masih kerap ditemui di masyarakat.
Kegiatan tersebut mendapat dukungan penuh dari Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Dr. Anny Widiasmara, S.E., M.Si., CSRS., serta dihadiri langsung oleh Kepala Desa Banyukambang, Tukiran, dan puluhan warga yang antusias mengikuti materi.
Ketua pelaksana, Efit Arum Handini, menjelaskan bahwa sosialisasi ini digelar untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya penghargaan terhadap peran dan hak yang setara antara laki-laki dan perempuan. Menurutnya, setiap individu berhak memperoleh kesempatan yang sama dalam pendidikan, pekerjaan, pengambilan keputusan, hingga pembangunan desa.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap warga lebih sadar bahwa kesetaraan gender bukan hanya tentang perempuan, tetapi tentang bagaimana seluruh masyarakat dapat hidup dalam lingkungan yang bebas diskriminasi serta saling menghargai,” terangnya, Senin (8/12), kemarin.
Efit menambahkan, kegiatan ini merupakan langkah strategis menuju terwujudnya Desa Banyukambang yang lebih inklusif, adil, dan berkeadilan sosial. Antusiasme warga selama mengikuti sesi tanya jawab menjadi bukti bahwa isu kesetaraan gender mendapat perhatian besar di masyarakat.
Harapannya, sosialisasi ini menjadi pintu awal terciptanya lingkungan desa yang lebih peduli, setara, dan bebas dari segala bentuk kekerasan maupun diskriminasi gender.
Untuk informasi lebih lengkap terkait kegiatan kampus, dapat mengunjungi akun Instagram resmi Universitas PGRI Madiun di @official_Universitas PGRI Madiun. Universitas PGRI Madiun juga telah membuka pendaftaran mahasiswa baru tahun akademik 2025/2026. Pendaftaran mahasiswa baru program Reguler dan RPL tahun akademik 2025/2026 juga telah dibuka.
Informasi lengkap terkait program studi dan persyaratan dapat diakses melalui akun Instagram @Universitas PGRI Madiun_pmb, atau dengan datang langsung ke Biro PMB di Kampus 1, Jalan Setiabudi No. 85 Madiun, maupun Kampus 2 di Jalan Raya Klitik Km 5 Ngawi. Informasi juga tersedia di laman resmi Universitas PGRI Madiun, www.Universitas PGRI Madiun.ac.id.



