Langkah Nyata Menuju Zero Waste: KKN-T UNIPMA Resmikan Bank Sampah BASAGAN di Desa Gandul 

Kelompok 2 Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Berdampak Universitas PGRI Madiun (Universitas PGRI Madiun) resmi meluncurkan Bank Sampah BASAGAN sebagai program lingkungan berkelanjutan di Desa Gandul. Peresmian yang digelar pada Senin (1/12), kemarin ini menandai dimulainya gerakan terpadu untuk mendorong Desa Gandul menuju status desa bebas sampah (zero waste).

Peresmian Bank Sampah BASAGAN ini digelar di dua lokasi: Pendopo Desa Gandul untuk agenda penandatanganan berita acara komitmen, dilanjutkan dengan prosesi pemotongan pita simbolis di Tempat Mitra Bank Sampah.

Program yang mengusung tema “Integrasi Pengelolaan Sampah Anorganik melalui Model Bank Sampah Berbasis Komunitas” ini mendapat dukungan penuh dari Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Dr. Edy Suprapto, S.Si., M.Pd.

Ketua Pelaksana, Ava Emalia Selviana Putri, menjelaskan visi Bank Sampah BASAGAN tidak hanya sebatas masalah kebersihan, tetapi juga pemberdayaan. “Tujuan kami adalah mengenalkan sistem bank sampah, membangun kebiasaan memilah sampah sejak dari rumah, dan mengajak masyarakat berpartisipasi.” tegasnya, Sabtu (6/12), kemarin.

Sebelum peresmian, Bank Sampah BASAGAN juga memaparkan filosofi logo, visi-misi, serta alur kerja, yang disampaikan oleh Ketua KKN-T Kelompok 02 bersama Ketua Pelaksana. Materi ini menjadi pengantar penting bagi para pemangku kepentingan desa untuk memahami mekanisme pengelolaan sampah yang akan diterapkan.

Dukungan institusi dan komunitas terlihat kuat dengan kehadiran berbagai pihak, termasuk Warek II Universitas PGRI Madiun, Prof. Dr. Marheny Lukitasari, M.Pd., Ketua Panitia KKN-T Berdampak 2025, anggota LPPM, Kepala Desa Gandul, Ibu-ibu PKK, hingga seluruh ketua RT. Kehadiran mereka menjadi bentuk sinergi nyata terhadap gerakan pengelolaan sampah terpadu di tingkat komunitas.

Prof. Dr. Marheny Lukitasari, M.Pd., emberikan apresiasi tinggi atas inisiatif mahasiswa. “Program Bank Sampah BASAGAN ini merupakan langkah penting dalam membangun budaya pengelolaan sampah yang baik. Kami berharap program ini berkelanjutan dan nantinya turut mengembangkan pengelolaan sampah organik.” Ujarnya.

Melalui peresmian ini, Bank Sampah BASAGAN diharapkan terus berkembang menjadi program lingkungan yang berkelanjutan, meningkatkan kedisiplinan warga dalam memilah dan mengelola sampah, sekaligus memberikan dampak ekonomi, sebagai langkah awal menuju Desa Gandul yang lebih bersih, sehat, dan mandiri.

Untuk informasi lebih lengkap terkait kegiatan kampus, dapat mengunjungi akun Instagram resmi Universitas PGRI Madiun di @official_Universitas PGRI Madiun. Universitas PGRI Madiun juga telah membuka pendaftaran mahasiswa baru tahun akademik 2025/2026. Pendaftaran mahasiswa baru program Reguler dan RPL tahun akademik 2025/2026 juga telah dibuka.

Informasi lengkap terkait program studi dan persyaratan dapat diakses melalui akun Instagram @Universitas PGRI Madiun_pmb, atau dengan datang langsung ke Biro PMB di Kampus 1, Jalan Setiabudi No. 85 Madiun, maupun Kampus 2 di Jalan Raya Klitik Km 5 Ngawi. Informasi juga tersedia di laman resmi Universitas PGRI Madiun, www.Universitas PGRI Madiun.ac.id.