KKN-T UNIPMA Kelompok 32 Ubah Sampah Plastik Jadi Paving Block Ramah Lingkungan
Kelompok 32 Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Berdampak Universitas PGRI Madiun (Universitas PGRI Madiun) menunjukkan kreativitas nyata melalui pelatihan pemanfaatan limbah anorganik, khususnya sampah plastik, menjadi paving block bernilai guna. Kegiatan ini digelar di halaman rumah Kepala Dusun 3, Minggu, (30/11), kemarin.
Mengusung tema “Ubah Sampah Menjadi Berkah: Inovasi Paving Block Ramah Lingkungan untuk Desa yang Lebih Asri”, pelatihan ini mendapat dukungan penuh dari Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Dr. Alisa Alfina, S.Pd., M.Pd. Hadir dalam kegiatan tersebut kepala desa, perangkat desa, karang taruna, serta warga yang turut menyemarakkan pelaksanaan program.
Dalam sesi pelatihan, warga diperkenalkan pada metode sederhana mengolah sampah plastik dengan cara melelehkannya dan mencampurnya dengan pasir atau oli bekas dalam perbandingan tertentu. Campuran tersebut kemudian dicetak menjadi paving block yang kuat dan tahan lama. Proses yang mudah dan tidak membutuhkan peralatan kompleks ini diharapkan mampu menjadi solusi praktis bagi permasalahan sampah plastik yang sulit terurai.
Ketua pelaksana, Gilang Budi Permana, menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang sebagai edukasi sekaligus pemberdayaan masyarakat. “Kami ingin memberikan solusi nyata dalam menangani sampah plastik. Selain mengurangi volume sampah, masyarakat juga bisa menghasilkan produk yang bernilai ekonomis dan dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan infrastruktur desa,” ungkapnya, Jumat (5/12), kemarin.
Tim Mahasiswa KKN-T Kelompok 32 bertindak sebagai narasumber langsung dan menyampaikan materi mulai dari bahaya limbah plastik, teknik pemilahan sampah, demonstrasi peleburan plastik yang aman, hingga proses pencetakan dan pengeringan paving block.
Antusiasme warga terlihat dari banyaknya pertanyaan yang muncul selama demonstrasi berlangsung. Salah satu peserta, Prapto, merasa mendapatkan pengalaman baru dari pelatihan ini. “Acaranya sangat bermanfaat. Ternyata sampah plastik yang biasanya cuma dibakar dan bikin asap, bisa jadi barang keras seperti batu bata untuk jalan. Ini ilmu baru bagi kami,” ujarnya.
Melalui program ini, masyarakat diharapkan mampu mengolah sampah plastik secara mandiri dan berkelanjutan. Dengan demikian, desa tidak hanya menjadi lebih bersih, tetapi juga dapat memproduksi material bangunan secara mandiri untuk kebutuhan lingkungan sekitar.
Untuk informasi lebih lengkap terkait kegiatan kampus, dapat mengunjungi akun Instagram resmi Universitas PGRI Madiun di @official_Universitas PGRI Madiun. Universitas PGRI Madiun juga telah membuka pendaftaran mahasiswa baru tahun akademik 2025/2026. Pendaftaran mahasiswa baru program Reguler dan RPL tahun akademik 2025/2026 juga telah dibuka.
Informasi lengkap terkait program studi dan persyaratan dapat diakses melalui akun Instagram @Universitas PGRI Madiun_pmb, atau dengan datang langsung ke Biro PMB di Kampus 1, Jalan Setiabudi No. 85 Madiun, maupun Kampus 2 di Jalan Raya Klitik Km 5 Ngawi. Informasi juga tersedia di laman resmi Universitas PGRI Madiun, www.Universitas PGRI Madiun.ac.id.



