Kreativitas Jadi Cuan! Mahasiswa PBSI UNIPMA Terapkan Kewirausahaan Lewat Kerajinan Unik 

Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Universitas PGRI Madiun (Universitas PGRI Madiun) membuktikan bahwa kreativitas dapat diubah menjadi peluang usaha yang menguntungkan. Melalui praktik kewirausahaan, mereka berhasil memproduksi, memasarkan, dan menjual kerajinan tangan unik dari kawat bulu (pipe cleaner) langsung kepada masyarakat.

Kegiatan ini merupakan bagian dari Mata Kuliah Kewirausahaan yang diampu oleh Asri Musandi Waraulia, S.Pd., M.Pd. Praktik lapangan digelar di area Car Free Day (CFD) Bantaran Madiun, menuntut mahasiswa untuk mengelola bisnis secara nyata, mulai dari penataan display stand, promosi, hingga transaksi penjualan.

Mahasiswa PBSI ini tidak hanya mengandalkan penjualan on-the-spot. Mereka juga memanfaatkan media sosial seperti Instagram dan TikTok melalui akun @twiny.lab yang dibuatnya untuk memperluas jangkauan pasar dan menerima pesanan online.

Azizah Nikmatul Ilmi, selaku ketua pelaksana dalam wawancaranya mengatakan bahwa praktik ini memberikan pelajaran bisnis yang nyata. “Kami belajar mulai dari produksi berhari-hari, persiapan stand sejak pagi, berinteraksi dengan pengunjung, hingga mencatat penjualan. Semua proses ini benar-benar mengajarkan bagaimana menjalankan usaha secara nyata,” jelas Azizah, Rabu (3/11), kemarin.

Produk yang ditawarkan dan dibuat mereka dinamai Cute Handmade Craft, sangat variatif dan kreatif, meliputi: gantungan kunci karakter (kupu-kupu, bunga, Oreo, kelinci), bando hias, buket, bolpoin hias, cermin hias, hingga kerajinan handmade sesuai permintaan pembeli.

Strategi branding mengusung estetika warna cerah, pelayanan ramah, dan ciri khas mahasiswa mengenakan pakaian soft serta bando kelinci handmade saat berjualan. Target pasar mereka adalah semua kalangan yang menyukai aksesori lucu, unik, dan estetik.

“Kegiatan ini menjadi pengalaman nyata yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Inilah pembelajaran bermakna, ketika mahasiswa terjun langsung berwirausaha, mulai dari merencanakan, melaksanakan, hingga mengevaluasi usaha,” tegas Asri Musandi Waraulia, S.Pd., M.Pd.

Pengalaman ini tidak hanya meningkatkan kemampuan bisnis, tetapi juga menumbuhkan rasa percaya diri mahasiswa. Saya senang mendapat kesempatan belajar berjualan langsung di masyarakat. Harapannya, pengalaman praktik seperti ini dapat terus dilakukan dan menjadi jembatan bagi kami untuk mengembangkan usaha sendiri,’” tambah Azizah.

Kegiatan ini membuktikan bahwa mahasiswa PBSI Universitas PGRI Madiun mampu secara inovatif memadukan pendidikan, seni dan kewirausahaan, menciptakan peluang ekonomi nyata melalui kreativitas. Melalui pengalaman ini, Universitas PGRI Madiun membekali mahasiswa dengan keterampilan praktis yang membuat mereka siap terjun ke dunia kerja sekaligus membuka peluang membangun usaha sendiri.

Untuk informasi lebih lengkap terkait kegiatan kampus, dapat mengunjungi akun Instagram resmi Universitas PGRI Madiun di @official_Universitas PGRI Madiun. Universitas PGRI Madiun juga telah membuka pendaftaran mahasiswa baru tahun akademik 2025/2026. Pendaftaran mahasiswa baru program Reguler dan RPL tahun akademik 2025/2026 juga telah dibuka.

Informasi lengkap terkait program studi dan persyaratan dapat diakses melalui akun Instagram @Universitas PGRI Madiun_pmb, atau dengan datang langsung ke Biro PMB di Kampus 1, Jalan Setiabudi No. 85 Madiun, maupun Kampus 2 di Jalan Raya Klitik Km 5 Ngawi. Informasi juga tersedia di laman resmi Universitas PGRI Madiun, www.Universitas PGRI Madiun.ac.id.