Bangkit Lagi! KKN-T UNIPMA “Suntik” Penyegaran Manajemen Bank Sampah di Purworejo
Program Bank Sampah di Desa Purworejo kembali bergeliat setelah sempat vakum. Inisiatif kebangkitan ini datang dari Kelompok 13 Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Berdampak Universitas PGRI Madiun (Universitas PGRI Madiun) melalui sosialisasi dan pelatihan manajemen sampah, yang terlaksana di Balai Desa Purworejo, Kamis (27/11), kemarin.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program Bakti Negeri KKN-T di bidang pengelolaan lingkungan hidup, dengan tujuan ganda: mendorong Desa Purworejo menjadi bersih sekaligus menciptakan nilai ekonomi dari pengelolaan sampah rumah tangga.
Hasil survei awal mahasiswa KKN-T Berdampak menunjukkan bahwa Bank Sampah di desa tersebut tidak berjalan konsisten selama beberapa tahun akibat kendala manajemen. Menyikapi hal ini, mahasiswa mengambil langkah strategis dengan mengadakan penyegaran manajemen, dengan penekanan pada praktik ramah lingkungan.
Workshop mengusung tema “Mewujudkan Desa Purworejo Bersih dan Bernilai Ekonomi melalui Gerakan Bank Sampah” ini menghadirkan perwakilan DLH Kabupaten Madiun. Ibu Puji Astuti, didampingi Ibu Resa Safira, memberikan materi komprehensif mengenai seluruh tahapan pengelolaan Bank Sampah, mulai dari pemilahan hingga pemanfaatannya sebagai sumber ekonomi baru.
Sebagai komitmen awal, seluruh kegiatan workshop dilaksanakan tanpa menggunakan wadah atau bahan berbasis plastik, sejalan dengan dukungan penuh dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Madiun. Makanan dan minuman yang disajikan panitia sepenuhnya menggunakan alternatif non-plastik.
Acara ini mendapat dukungan penuh dari Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Heidy Paramitha Devi, S.Pd., M.Si., serta dihadiri oleh perwakilan pemerintah desa (Bapak Beni), Ketua TP PKK Desa Purworejo, Ibu Ida Kristiana, dan ibu-ibu PKK sebagai peserta utama.
“Melalui Bank Sampah, kami ingin warga kembali antusias mengelola sampah rumah tangga, sehingga manfaatnya tidak hanya kebersihan lingkungan tetapi juga ekonomi. Kami ingin menjadi katalisator bagi gerakan ini,” ujar Marsda Nur Ramadhanni selaku ketua pelaksana, Rabu (3/12), kemarin.
Salah satu peserta, Siti mengaku terbantu dengan adanya workshop ini. “Saya banyak belajar mengenai cara mengelola sampah dari rumah dan mendapat berbagai solusi agar Bank Sampah bisa berjalan konsisten,” ujarnya.
Diharapkan, sosialisasi dan pelatihan ini menjadi titik balik kebangkitan Bank Sampah di Desa Purworejo, yang dapat berjalan berkelanjutan dan dimonitor secara sinergis dengan dukungan DLH Kabupaten Madiun dan mahasiswa KKN-T.
Untuk informasi lebih lengkap terkait kegiatan kampus, dapat mengunjungi akun Instagram resmi Universitas PGRI Madiun di @official_Universitas PGRI Madiun. Universitas PGRI Madiun juga telah membuka pendaftaran mahasiswa baru tahun akademik 2025/2026. Pendaftaran mahasiswa baru program Reguler dan RPL tahun akademik 2025/2026 juga telah dibuka.
Informasi lengkap terkait program studi dan persyaratan dapat diakses melalui akun Instagram @Universitas PGRI Madiun_pmb, atau dengan datang langsung ke Biro PMB di Kampus 1, Jalan Setiabudi No. 85 Madiun, maupun Kampus 2 di Jalan Raya Klitik Km 5 Ngawi. Informasi juga tersedia di laman resmi Universitas PGRI Madiun, www.Universitas PGRI Madiun.ac.id.



