UMKM Purworejo Naik Kelas, Sentuhan Digital KKN-T Berdampak UNIPMA Nyata 

Kelompok 13 Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Berdampak Universitas PGRI Madiun (Universitas PGRI Madiun) meluncurkan program unggulan bertajuk “UMKM Naik Kelas: Legal, Digital, dan Global”. Program ini bertujuan memberikan dorongan signifikan bagi kemajuan usaha mikro di Desa Purworejo, sekaligus memfasilitasi mereka dalam memanfaatkan teknologi digital dan memperkuat legalitas usaha.

Sosialisasi dan pendampingan intensif ini digelar di Balai Desa Purworejo pada Rabu (26/11), kemarin setelah para mahasiswa lebih dulu melakukan survei untuk memetakan kebutuhan nyata pelaku UMKM setempat.

Dalam program yang mengusung tema “Penguatan Legalitas dan Pemanfaatan Teknologi Digital bagi Usaha Mikro di Desa Purworejo” ini, mahasiswa KKN-T Kelompok 13 memberikan pendampingan komprehensif.

Fasilitas yang diberikan mencakup; Pemasaran Digital, Visibilitas, dan Legalitas. Nik Amah, S.E., M.Si., dosen Prodi Akuntansi Universitas PGRI Madiun, hadir sebagai narasumber utama. Ia tidak hanya membawakan materi pemasaran digital, tetapi juga memberikan bonus materi pengelolaan finansial untuk memperkuat dasar bisnis para pelaku UMKM.

Ketua pelaksana, Rafif Aditya Artanto, dalam wawancaranya mengatakan bahwa inisiatif ini bertujuan menjadikan mahasiswa sebagai motivator dan fasilitator. “Tujuan program ini adalah mendorong kemajuan UMKM Desa Purworejo, memaksimalkan potensi produk lokal, serta meningkatkan daya saing pelaku usaha,” ujar Rafif, Rabu (3/12), kemarin.

Kegiatan ini mendapatkan dukungan penuh dari Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Heidy Paramitha Devi, S.Pd., M.Si., serta dihadiri oleh perwakilan Pemerintah Desa, yaitu Sekdes Ruli, mewakili Kepala Desa Purworejo, Sucipto, S.Pd.I.

Salah satu peserta, Yuyun, pemilik UMKM Keripik Tempe dan Pisang, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas pendampingan yang diberikan. “Saya menjadi lebih paham tata pemasaran dan pengelolaan finansial yang efektif. Selain itu, saya juga terbantu dengan pembuatan label baru, konten promosi yang menarik, hingga pendampingan pengajuan NIB,” ujarnya.

Melalui sinergi antara akademisi, mahasiswa, dan pemerintah desa ini, Rafif berharap UMKM Desa Purworejo dapat berkembang lebih pesat, dikenal tidak hanya secara lokal tetapi juga mampu menembus pasar yang lebih luas, bahkan mancanegara. Ia juga berkomitmen bahwa monitoring dan fasilitas yang telah diberikan mahasiswa akan berlanjut, memastikan kemajuan UMKM terus berjalan meski program KKN-T telah usai.

Untuk informasi lebih lengkap terkait kegiatan kampus, dapat mengunjungi akun Instagram resmi Universitas PGRI Madiun di @official_Universitas PGRI Madiun. Universitas PGRI Madiun juga telah membuka pendaftaran mahasiswa baru tahun akademik 2025/2026. Pendaftaran mahasiswa baru program Reguler dan RPL tahun akademik 2025/2026 juga telah dibuka.

Informasi lengkap terkait program studi dan persyaratan dapat diakses melalui akun Instagram @Universitas PGRI Madiun_pmb, atau dengan datang langsung ke Biro PMB di Kampus 1, Jalan Setiabudi No. 85 Madiun, maupun Kampus 2 di Jalan Raya Klitik Km 5 Ngawi. Informasi juga tersedia di laman resmi Universitas PGRI Madiun, www.Universitas PGRI Madiun.ac.id.