Smart! Poster Bisa Jadi Media Edukasi? Syahrotul Ivada Ungkap Rahasianya di Kelas Sahabat
Poster bukan sekadar gambar penuh warna yang ditempel di dinding. Lebih dari itu, ia adalah media edukasi yang mampu menyampaikan pesan secara cepat, padat, dan tepat sasaran. Topik menarik inilah yang menjadi fokus episode terbaru Kelas Sahabat yang ditayangkan LPPL Radio Suara Madiun, Kamis (27/11), kemarin.
Mengusung tema “Poster sebagai Sarana Edukasi”, program ini menghadirkan Syahrotul Ivada, mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi Universitas PGRI Madiun (Universitas PGRI Madiun), sebagai narasumber utama. Acara dipandu langsung oleh tim penyiar Suara Madiun melalui siaran radio 93 FM dan live streaming YouTube.
Dengan gaya penyampaian santai namun informatif, Ivada menjelaskan berbagai hal mengenai peran poster dalam dunia pendidikan dan kampanye sosial. Ia memaparkan fungsi poster, kekuatannya dalam menyampaikan pesan, kriteria yang baik, sekaligus menunjukkan beberapa karya yang pernah membawanya memenangkan sejumlah lomba.
“Poster itu bukan hanya soal desain yang menarik. Poster adalah media visual yang bisa mengemas pesan penting agar mudah dipahami oleh berbagai kalangan,” ujar Ivada saat di wawancarai.
Selama diskusi, Ivada membeberkan pengalaman membuat poster digital, termasuk bagaimana ia memilih warna, menata elemen visual, hingga memastikan akurasi informasi yang disampaikan.
Topik ini dipilih oleh Ivada karena poster masih menjadi media yang sangat relevan dalam pendidikan modern. Poster mampu menyampaikan pesan dalam hitungan detik, suatu keunggulan yang tidak dimiliki media lain.
“Poster itu kombinasi antara seni visual dan edukasi. Di satu sisi indah, lainnya mengandung pesan yang berdampak. Di era informasi seperti sekarang, poster punya peran besar dalam meningkatkan literasi dan kepedulian masyarakat,” tambahnya.
Kelas Sahabat edisi kali ini tidak hanya memberikan hiburan, tetapi juga membuka wawasan baru mengenai bagaimana media visual dapat digunakan sebagai alat pembelajaran dan kampanye sosial yang efektif.
Ivada berharap semakin banyak generasi muda memanfaatkan poster untuk menyebarkan informasi positif. “Semoga semakin banyak karya visual edukatif yang hadir untuk mendukung literasi, kampanye sosial, dan perubahan yang lebih baik di lingkungan kita,” tutupnya.
Program Kelas Sahabat kembali membuktikan bahwa ilmu pengetahuan, kreativitas, dan teknologi dapat dikemas dengan cara yang menarik dan edukatif. Poster hanyalah satu contoh kecil bahwa visual punya kuasa besar untuk menggerakkan perubahan.
Untuk informasi lebih lengkap terkait kegiatan kampus, dapat mengunjungi akun Instagram resmi Universitas PGRI Madiun di @official_Universitas PGRI Madiun. Universitas PGRI Madiun juga telah membuka pendaftaran mahasiswa baru tahun akademik 2025/2026. Pendaftaran mahasiswa baru program Reguler dan RPL tahun akademik 2025/2026 juga telah dibuka.
Informasi lengkap terkait program studi dan persyaratan dapat diakses melalui akun Instagram @Universitas PGRI Madiun_pmb, atau dengan datang langsung ke Biro PMB di Kampus 1, Jalan Setiabudi No. 85 Madiun, maupun Kampus 2 di Jalan Raya Klitik Km 5 Ngawi. Informasi juga tersedia di laman resmi Universitas PGRI Madiun, www.Universitas PGRI Madiun.ac.id.



