KKN-T UNIPMA Kelompok 32 Gelar Sosialisasi Gizi dan Sanitasi untuk Cegah Stunting di Desa Sumber 

Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Berdampak Universitas PGRI Madiun (Universitas PGRI Madiun) Kelompok 32 meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat Desa Sumber, Kecamatan Pangkur, Kabupaten Ngawi, mengenai pentingnya gizi dan sanitasi dalam masa pertumbuhan balita.

Upaya ini dilakukan melalui sosialisasi dan edukasi terpadu bertajuk “Pengembangan Desa Peduli dan Intervensi Stunting (Bangdes Penting) dan Proyek Independen Peduli Stunting (Proyeksi Penting)” yang digelar di Balai Desa Sumber, Minggu (23/11), lalu.

Kegiatan tersebut mendapat dukungan penuh dari Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Dr. Alisa Alfina, M.Pd., serta menghadirkan dosen pemateri Shofia Nur Afifah, M.Pd.. Acara juga diikuti kader Posyandu Desa Sumber, perwakilan tokoh masyarakat, mahasiswa KKN-T Kelompok 32, dan peserta undangan dari tiap dusun, masing-masing menghadirkan 10 orang yang terdiri dari tujuh ibu balita dan tiga remaja putri.

Ketua pelaksana, Ar Rahma Rustika Sari, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan memberikan edukasi komprehensif kepada orang tua, kader kesehatan, dan masyarakat umum mengenai stunting, mulai dari pengertian, penyebab, dampak jangka panjang, hingga langkah pencegahannya.

“Kami ingin membangun kesadaran bahwa stunting bukan hanya persoalan kesehatan, tetapi juga berkaitan dengan kecerdasan dan produktivitas generasi mendatang,” ujarnyam Selasa (25/11), kemarin.

Pada sesi materi, Shofia Nur Afifah, M.Pd. memaparkan pentingnya pemberian gizi seimbang pada balita, menjaga sanitasi bagi bayi, hingga pemanfaatan pangan lokal sebagai upaya pencegahan stunting yang dapat diterapkan sehari-hari oleh keluarga.

Kegiatan Bangdes Penting ini mendapat respons positif dari peserta. Antusiasme terlihat dari keaktifan mereka dalam sesi diskusi dan tanya jawab.

Ibu Astri, salah satu peserta mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut sangat membantu para ibu hamil dan ibu balita dalam memantau tumbuh kembang anak agar terhindar dari stunting.

Peserta berharap ilmu yang diperoleh dapat diimplementasikan secara berkelanjutan dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan menjadi langkah awal pembentukan “Tim Aksi Stunting Desa” yang dapat mendorong tercapainya target penurunan angka stunting di Desa Sumber.

Dengan adanya kegiatan ini, KKN-T Universitas PGRI Madiun Kelompok 32 berharap dukungan seluruh elemen desa dapat semakin kuat dalam mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan bebas stunting.

Untuk informasi lebih lengkap terkait kegiatan kampus, dapat mengunjungi akun Instagram resmi Universitas PGRI Madiun di @official_Universitas PGRI Madiun. Universitas PGRI Madiun juga telah membuka pendaftaran mahasiswa baru tahun akademik 2025/2026.

Informasi lengkap terkait program studi dan persyaratan dapat diakses melalui akun Instagram @Universitas PGRI Madiun_pmb, atau dengan datang langsung ke Biro PMB di Kampus 1, Jalan Setiabudi No. 85 Madiun, maupun Kampus 2 di Jalan Raya Klitik Km 5 Ngawi. Informasi juga tersedia di laman resmi Universitas PGRI Madiun, www.Universitas PGRI Madiun.ac.id.