Sehat Jiwa, Bijak Karya: UKM Kependudukan UNIPMA Gelar Abdi Desa Cendekia di Magetan 

Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Kependudukan Universitas PGRI Madiun (Universitas PGRI Madiun) sukses menggelar program kerja tahunan terbesarnya, Abdi Desa UKM Kependudukan Cendekia Tahun 2025. Mengusung tema “Sehat Jiwa, Bijak Karya”, kegiatan ini menjadi wujud kontribusi nyata mahasiswa dalam menguatkan kesehatan mental dan kemandirian masyarakat Desa Kerik, Kecamatan Takeran, Kabupaten Magetan.

Selama dua hari penuh, Sabtu dan Minggu, 15–16 November 2025 lalu, seluruh rangkaian program menyasar tiga segmen masyarakat utama: remaja, anak-anak, dan ibu-ibu PKK, dengan fokus pada peningkatan literasi mental health dan keterampilan produktif.

Hari pertama, kegiatan dilaksanakan (15/11), kemarin pagi agenda seminar anti-bullying untuk 44 santri kelas 7 di Aula MTs Bani ‘Ali Mursyad Banaran. Seminar bertajuk “Membangun Kesadaran Generasi Muda terhadap Dampak Psikologis dan Sosial dari Tindakan Bullying” ini bertujuan menciptakan lingkungan yang aman dan berempati.

Materi disampaikan oleh Katon Felik Kurniawan, S.Pd, Duta Genre Jawa Timur 2017. Ia secara interaktif mengajak para remaja memahami kerugian jangka panjang dari bullying dan cara efektif mencegahnya. Sesi ini diperkaya dengan fitur curhat anonim "Pohon Nempel", yang menyediakan ruang aman, terutama bagi santri putri, untuk menyampaikan keresahan pribadi dan harapan mereka.

Malam harinya, fokus bergeser ke anak-anak di TPA At-Tauhid. Bertempat di rumah Ustadzah TPA, sekitar 130 anak mengikuti pembelajaran mengaji, hafalan surat pendek, serta permainan edukatif bernuansa Islami. Permainan seperti sambung ayat, tebak doa, dan tebak surat berlangsung hangat dan penuh antusiasme.

Hari kedua, Minggu (16/11), kemarin pagi dibuka dengan senam sehat bersama di Aula Desa Kerik. Selanjutnya, giliran ibu-ibu PKK Desa Kerik yang menjadi sasaran utama pelatihan.

Lia Dwi Handayani, selaku ketua pelaksana bersama tim acara, UKM Kependudukan menyelenggarakan Workshop Pembuatan Water Candle Minyak Aroma Terapi. Pelatihan ini menggunakan limbah minyak jelantah sebagai bahan dasar, memberikan keterampilan baru kepada ibu-ibu PKK sekaligus membuka peluang usaha berbasis daur ulang limbah rumah tangga.

Program ini menuai apresiasi tinggi dari berbagai pihak desa. Bu Bella, guru pendamping MTs Bani ‘Ali Mursyad, memuji seminar anti-bullying karena sangat bermanfaat dan mendorong keberanian siswa untuk berdiskusi terbuka. Sementara itu, Ustadzah Ika dari TPA At-Tauhid menyampaikan bahwa sesi permainan edukatif membuat anak-anak sangat menikmati proses belajar.

“Program ini tidak hanya memberi edukasi dan keterampilan, tetapi juga membuka ruang curhat, interaksi, dan ruang belajar yang menyenangkan bagi seluruh kelompok sasaran. Kami berharap UKM Kependudukan Cendekia bisa terus all-out dan menjadi UKM yang berdampak langsung bagi masyarakat,” ujar Lia, Selasa (18/11), kemarin.

Dengan capaian dua hari yang padat dan interaktif, Abdi Desa 2025 sukses memperlihatkan peran strategis mahasiswa dalam meningkatkan kualitas mental, spiritual, dan keterampilan produktif warga Desa Kerik, sekaligus membangun sinergi berkelanjutan antara kampus dan masyarakat.

Untuk informasi lebih lengkap terkait kegiatan kampus, dapat mengunjungi akun Instagram resmi Universitas PGRI Madiun di @official_Universitas PGRI Madiun. Universitas PGRI Madiun juga telah membuka pendaftaran mahasiswa baru tahun akademik 2025/2026.

Informasi lengkap terkait program studi dan persyaratan dapat diakses melalui akun Instagram @Universitas PGRI Madiun_pmb, atau dengan datang langsung ke Biro PMB di Kampus 1, Jalan Setiabudi No. 85 Madiun, maupun Kampus 2 di Jalan Raya Klitik Km 5 Ngawi. Informasi juga tersedia di laman resmi Universitas PGRI Madiun, www.Universitas PGRI Madiun.ac.id.