PPK Ormawa HIMAKO UNIPMA Resmikan Wajah Baru Air Terjun Pengantin, Dorong Ekonomi Kreatif Ngawi 

Destinasi wisata Air Terjun Pengantin di Desa Hargomulyo, Kecamatan Ngrambe, Ngawi, kembali bersinar. Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Ekonomi (HIMAKO) Universitas PGRI Madiun (Universitas PGRI Madiun) resmi melakukan relaunching kawasan wisata tersebut pada Senin (27/10), kemarin.

Program PPK Ormawa merupakan inisiatif Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia yang mendorong organisasi kemahasiswaan untuk mengembangkan kapasitas melalui kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat. Melalui program ini, mahasiswa diharapkan mampu menghadirkan solusi dan inovasi nyata bagi pembangunan desa.

Kegiatan ini merupakan puncak kolaborasi mahasiswa dengan masyarakat dan pemerintah desa dalam menghidupkan kembali potensi wisata alam unggulan Ngawi. Relaunching ini menjadi bagian krusial dari upaya mahasiswa untuk mendorong pengembangan ekonomi lokal berbasis pariwisata berkelanjutan dan pemberdayaan UMKM.

Revitalisasi kawasan wisata dilakukan secara menyeluruh dengan penambahan berbagai fasilitas modern yang menarik wisatawan. Kini, Air Terjun Pengantin dilengkapi dengan spot foto yang lebih estetik, taman wisata, mini café, dan area camping yang terintegrasi.

Tak hanya fokus pada infrastruktur fisik, tim PPK Ormawa HIMAKO juga memperkuat kapasitas masyarakat. Mahasiswa membekali warga sekitar dengan pelatihan UMKM dan digital marketing untuk memperkuat sektor ekonomi kreatif masyarakat Hargomulyo agar mampu mengelola dan memasarkan produk lokal secara mandiri.

Ketua Pelaksana, Syukur Nur Widhiyah, menjelaskan bahwa program ini mengusung misi “Membangun Kemandirian Ekonomi Masyarakat Hargomulyo.” “Melalui program ini, kami ingin menghadirkan inovasi pengelolaan wisata yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan warga setempat,” ujar Syukur Nur Widhiyah.

Acara relaunching ini turut menunjukkan sinergi kuat antara kampus dan pemerintah daerah. Hadir dalam kegiatan tersebut Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Ngawi, Totok Sudaryanto, S.H., M.H., Wakil Rektor Bidang IV Universitas PGRI Madiun, Dr. Jeffry Handika, M.Pd., serta Kepala Dinas Pariwisata Ngawi, Wiwien Purwaningsih, S.Sos.

Suasana peresmian semakin meriah dengan penampilan seni tari dan pencak silat yang dibawakan oleh anak-anak desa setempat, menampilkan kekayaan budaya lokal.

Dr. Ramadhan Prasetya Wibawa, S.Pd., M.Pd., selaku Ketua Program Studi Pendidikan Ekonomi Universitas PGRI Madiun, menegaskan bahwa kegiatan ini adalah wujud nyata penerapan ilmu mahasiswa untuk pengabdian langsung kepada masyarakat.

“Mahasiswa harus terus menjaga semangat pengabdian dan inovasi. Program ini diharapkan menjadi contoh nyata kolaborasi antara kampus dan masyarakat dalam membangun ekonomi desa yang berkelanjutan,” ujarnya.

Beliau juga menekankan pentingnya kesinambungan program agar Air Terjun Pengantin dapat dikelola secara mandiri oleh masyarakat dan menjadi destinasi unggulan yang memberi nilai tambah ekonomi jangka panjang.

Melalui sinergi antara mahasiswa, pemerintah, dan masyarakat, relaunching ini menjadi momentum kebangkitan pariwisata Desa Hargomulyo. Air Terjun Pengantin diharapkan kembali menjadi magnet wisata Kabupaten Ngawi, sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi lokal.

Untuk informasi lebih lengkap terkait kegiatan kampus, dapat mengunjungi akun Instagram resmi Universitas PGRI Madiun di @official_Universitas PGRI Madiun. Universitas PGRI Madiun juga telah membuka pendaftaran mahasiswa baru tahun akademik 2025/2026.

Informasi lengkap terkait program studi dan persyaratan dapat diakses melalui akun Instagram @Universitas PGRI Madiun_pmb, atau dengan datang langsung ke Biro PMB di Kampus 1, Jalan Setiabudi No. 85 Madiun, maupun Kampus 2 di Jalan Raya Klitik Km 5 Ngawi. Informasi juga tersedia di laman resmi Universitas PGRI Madiun, www.Universitas PGRI Madiun.ac.id.