Mahasiswa Teknik Informatika UNIPMA Terpilih Jadi Google Student Ambassador 2025 

Prestasi membanggakan kembali diraih mahasiswa Universitas PGRI Madiun (Universitas PGRI Madiun). Jofanza Denis Aldida, akrab disapa Jay atau Denis, mahasiswa semester 7 Program Studi Teknik Informatika (TIF), Fakultas Teknik (FT), berhasil terpilih sebagai Google Student Ambassador (GSA) 2025. Kepercayaan ini menjadi kesempatan emas bagi Denis untuk mewakili Universitas PGRI Madiun dalam program internasional yang digagas langsung oleh Google.

“Pertama tentunya merasa senang dan terhormat bisa terpilih sebagai GSA 2025 mewakili Universitas PGRI Madiun. Saya juga berterima kasih kepada teman-teman serta bapak ibu dosen yang telah mendukung selama prosesnya,” ujar Denis, Rabu, (17/9), kemarin.

Perjalanan Denis hingga terpilih sebagai GSA tidaklah instan. Ia bercerita, kiprahnya bermula sejak akhir 2023 ketika mulai mengenal komunitas teknologi Google melalui Google Developer Student Club (GDSC) yang kini berganti nama menjadi Google Developer Group (GDG). Saat itu, Denis aktif mengikuti beberapa kegiatan GDG di Surabaya, Jawa Timur.

Kesempatan baru datang saat Denis mengikuti Program Bangkit yang mempertemukannya dengan jaringan Bangkit Alumni Network (BAN). Dari situlah ia mengetahui informasi tentang rekrutmen Google Student Ambassador. Meski seleksinya panjang dan ketat, ia tetap bertekad mendaftar dengan harapan Google semakin melirik Universitas PGRI Madiun untuk berkolaborasi dalam pengembangan komunitas teknologi.

Sebagai GSA 2025, Denis akan menjalankan misi penting dari Google, yakni membentuk masa depan teknologi di kampus dengan memaksimalkan pemanfaatan produk Google, terutama Gemini. Program ini mendorong mahasiswa untuk menjadi duta inovasi melalui berbagai kegiatan, mulai dari pembuatan konten kreatif, workshop, seminar, hingga diskusi seputar pemanfaatan AI secara bertanggung jawab di dunia pendidikan dan riset.

“Tugas utama saya adalah mengajak sebanyak mungkin mahasiswa untuk meng-upgrade keterampilan digital, termasuk pemanfaatan Google AI Pro atau Gemini Pro. Harapannya performa saya sebagai GSA dinilai baik oleh Google sehingga kampus kita berkesempatan dikunjungi dan mendapat dukungan langsung melalui event resmi Google,” jelas Denis.

Dukungan penuh juga datang dari pihak kampus. Puguh Jayadi, S.Kom., M.Kom., selaku dosen pembina, menegaskan bahwa capaian Denis adalah kebanggaan bersama. “Universitas, fakultas, maupun Prodi mendukung penuh. Kami siap memfasilitasi setiap program dan kegiatan yang akan dijalankan agar bisa memberi manfaat luas bagi mahasiswa Universitas PGRI Madiun,” ungkapnya.

“Semoga dengan amanah ini, citra Universitas PGRI Madiun semakin dikenal Google dan terbuka peluang kerja sama lebih luas, terutama dalam pembangunan komunitas teknologi yang bisa menjadi wadah upgrading skills bagi mahasiswa,” pungkas Denis.

Untuk informasi lebih lengkap terkait kegiatan kampus, dapat mengunjungi akun Instagram resmi Universitas PGRI Madiun di @official_Universitas PGRI Madiun. Universitas PGRI Madiun juga telah membuka pendaftaran mahasiswa baru tahun akademik 2025/2026.

Informasi lengkap terkait program studi dan persyaratan dapat diakses melalui akun Instagram @Universitas PGRI Madiun_pmb, atau dengan datang langsung ke Biro PMB di Kampus 1, Jalan Setiabudi No. 85 Madiun, maupun Kampus 2 di Jalan Raya Klitik Km 5 Ngawi. Informasi juga tersedia di laman resmi Universitas PGRI Madiun, www.Universitas PGRI Madiun.ac.id.