Mahasiswa UNIPMA Tak Hanya Jadi Konsumen Teknologi, tapi Ciptakan Peluang Usaha di Dunia Digital
Universitas PGRI Madiun — Teknologi digital kini tidak hanya digunakan generasi muda untuk berkomunikasi, mencari informasi, dan menikmati hiburan. Bagi mahasiswa Universitas PGRI Madiun (Universitas PGRI Madiun), perkembangan teknologi juga dapat menjadi ruang untuk mengembangkan kreativitas dan menciptakan peluang usaha.
Gagasan tersebut dibahas dalam siaran RRI bertema “Mengembangkan Jiwa Berwirausaha di Era Digital” yang dipandu Kak Reforma Nanda. Dalam siaran tersebut, mahasiswa Universitas PGRI Madiun membahas bagaimana media sosial dan berbagai platform digital dapat dimanfaatkan untuk memulai serta mengembangkan usaha.
Salah satu peserta, Novianti Safira, mengatakan teknologi digital telah mengubah cara seseorang membangun usaha. Menurutnya, generasi muda kini memiliki kesempatan lebih luas untuk mengenalkan produk dan menjangkau masyarakat melalui platform digital.
"Teknologi digital dapat menjadi peluang untuk mengenalkan usaha kepada masyarakat secara lebih luas," ujar Novianti Safira.
Menurut Novianti Safira, seseorang tidak selalu harus memiliki modal besar untuk mulai mencoba berwirausaha. Media sosial dan platform digital dapat dimanfaatkan untuk memperkenalkan ide usaha sekaligus melihat respons calon konsumen.
Namun, peluang tersebut tetap membutuhkan kreativitas dan kemampuan beradaptasi. Perubahan tren digital yang cepat membuat pelaku usaha muda perlu memahami kebutuhan konsumen sekaligus mampu mengembangkan ide agar usaha tidak berhenti pada tahap mencoba.
Pembahasan tersebut diikuti Novi bersama Sintya Ajeng Kusumaningrum, Keysha Lingga Aulia, dan Wahyuna Aprilia. Mereka mendiskusikan perkembangan dunia usaha di era digital, tantangan yang dihadapi pelaku usaha muda, serta peluang yang dapat dimanfaatkan melalui media sosial dan platform online.
Tema “Mengembangkan Jiwa Berwirausaha di Era Digital” dipilih karena teknologi semakin dekat dengan kehidupan generasi muda. Kondisi tersebut membuka ruang bagi mahasiswa untuk mengubah kebiasaan menggunakan teknologi dari sekadar menjadi konsumen menjadi aktivitas yang lebih produktif.
Novi menilai generasi muda perlu berani memanfaatkan ruang digital untuk mengembangkan ide, bukan hanya mengikuti perkembangan teknologi sebagai pengguna. Kemampuan berinovasi dan membaca peluang menjadi bagian penting agar teknologi dapat memberikan manfaat yang lebih luas.
"Generasi muda jangan hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga harus berani menciptakan peluang dari teknologi yang digunakan," tambah Novi.
Melalui siaran RRI tersebut, mahasiswa Universitas PGRI Madiun turut menyampaikan bahwa dunia digital dapat menjadi ruang untuk mengembangkan ide sekaligus membangun kemandirian ekonomi. Teknologi tidak hanya digunakan untuk mengikuti tren, tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk menciptakan sesuatu yang bernilai.




