Tarik Tambang Matematika, Game Edukasi SIGMA untuk Bantu Siswa SLB Belajar Lebih Mandiri 

Universitas PGRI Madiun – Tim SignAI MathVision (SIGMA) mengembangkan Tarik Tambang Matematika, sebuah web game edukasi yang dirancang untuk membantu peserta didik tunarungu dan tunawicara di SLB Siwi Mulia, Banjarejo, Kota Madiun, memahami matematika dengan cara yang lebih interaktif. Media ini menjadi salah satu inovasi pembelajaran yang dikembangkan melalui Program Kreativitas Mahasiswa bidang Pengabdian kepada Masyarakat (PKM-PM).

Tarik Tambang Matematika mengemas soal matematika, termasuk materi satuan, dalam bentuk permainan. Media tersebut dirancang untuk membantu siswa yang masih kesulitan memahami materi agar lebih mudah menangkap konsep, aktif mencoba menjawab soal, serta meningkatkan kemandirian dalam belajar.

Tim SIGMA beranggotakan Ailsa Fitri Lituhayu sebagai ketua, bersama Nastiti C, Zhakina A, Anharu T, dan Frengky A. Program tersebut mendapat pembinaan dari Dr. Edy Suprapto, M.Pd. dan didanai DPPM Kemdiktisaintek Republik Indonesia.

Ailsa Fitri Lituhayu dalam wawancaranya melaporkan bahwa pengembangan media dilakukan untuk menyesuaikan pembelajaran dengan kebutuhan peserta didik.

“Pengembangan media ini diarahkan agar peserta didik lebih mudah memahami matematika, berlatih secara mandiri, dan memiliki keterampilan yang dapat menjadi bekal untuk pembelajaran di masa depan,” ujar Ailsa, Senin (24/8), kemarin.

Selain Tarik Tambang Matematika, tim juga mengembangkan SIGNai MathVision, aplikasi pembelajaran matematika berbasis gesture tangan. Aplikasi tersebut menggunakan teknologi hand tracking untuk mengenali gesture yang diberikan siswa sebagai jawaban atas soal yang ditampilkan.

Gesture yang ditangkap kamera kemudian diproses sistem dan menghasilkan respons suara menggunakan teknologi gTTS (Google Text-to-Speech). Pendekatan tersebut membuat proses belajar tidak hanya bergantung pada komunikasi verbal.

“Media pembelajaran yang interaktif diharapkan dapat membuat siswa lebih tertarik untuk belajar sekaligus meningkatkan kepercayaan diri dalam memahami dan mengerjakan soal matematika,” tambahnya.

Penerapan dan pengujian kedua media dilakukan secara langsung di SLB Siwi Mulia melalui kegiatan pendampingan dan pembelajaran bersama peserta didik. Penggunaannya diharapkan membantu meningkatkan pemahaman materi, kemandirian, dan kepercayaan diri siswa.

“Keberlanjutan penggunaan media menjadi bagian penting agar manfaatnya tidak berhenti selama program berlangsung, tetapi dapat terus mendukung guru dan siswa dalam pembelajaran matematika,” pungkas Ailsa.

Melalui Tarik Tambang Matematika dan SIGNai MathVision, Tim SIGMA berharap media pembelajaran tersebut dapat terus dimanfaatkan guru dan peserta didik untuk mendukung proses belajar matematika yang lebih sesuai dengan kebutuhan siswa.