LKMM-TM BEM UNIPMA Bekali Mahasiswa Kelola Organisasi 

Universitas PGRI Madiun — Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas PGRI Madiun (Universitas PGRI Madiun) menggelar Latihan Keterampilan Manajemen Mahasiswa Tingkat Menengah (LKMM-TM) untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam mengelola organisasi, mengambil keputusan, dan menyusun aksi berdasarkan data.

Kegiatan bertema “Restrukturisasi Nalar Kritis: Membangun Ketahanan Organisasi Melalui Manajemen Berbasis Data dan Aksi” tersebut berlangsung pada Sabtu (15/8), kemarin  di Ruang A.313–314, Kampus 1 Lantai 3 Universitas PGRI Madiun. Kegiatan diikuti 43 peserta dan dihadiri Pembina BEM Universitas PGRI Madiun, Dr. Elly’s Mersina Mursidik, M.Pd.

Ketua pelaksana LKMM-TM, Rizki Arum Ningtias, mengatakan kegiatan tersebut menjadi ruang bagi mahasiswa untuk meningkatkan kemampuan manajemen organisasi sekaligus melatih cara berpikir kritis dalam menghadapi persoalan.

“Peserta diharapkan mampu mengelola organisasi berdasarkan data, mengambil keputusan secara tepat, serta mengubah gagasan menjadi aksi nyata,” kata Rizki.

Menurut Rizki, tema kegiatan dipilih karena pengelolaan organisasi membutuhkan kemampuan membaca kondisi secara kritis. Penggunaan data juga dinilai penting agar keputusan yang diambil tidak hanya didasarkan pada asumsi.

Pembina BEM Universitas PGRI Madiun, Dr. Elly’s Mersina Mursidik, M.Pd., dalam sambutannya turut menekankan pentingnya pola pikir kritis dalam menjalankan organisasi. Beliau mengingatkan agar keputusan organisasi mempertimbangkan data dan kondisi nyata di lapangan.

“Setiap keputusan dalam organisasi diharapkan tidak hanya berdasarkan asumsi, tetapi juga didukung oleh data dan kondisi nyata di lapangan,” ujar Dr. Elly’s Mersina Mursidik, M.Pd.

Untuk memperkuat kemampuan peserta, panitia menghadirkan lima pemateri dengan bidang pembahasan yang berbeda. Rahardian Putra, entrepreneur muda UGM, menyampaikan materi Rencana Pengembangan Organisasi (RPO).

Prof. Dr. Bambang Eko Hari Cahyono, M.Pd., dosen Pascasarjana Universitas PGRI Madiun, membawakan materi Pengambilan Keputusan dan Manajemen Konflik. Haidar Fillah Muhyiddin, Presiden Mahasiswa 2025, memberikan materi Pengembangan Jaringan Kerja (Networking) dan Lobi Advokasi.

Materi Pengendalian Motivasi dan Dinamika Kelompok disampaikan Guntur Ega Pratama, Presiden Mahasiswa 2026. Sementara itu, Ahmad Farid Saputra, Menteri Kajian Isu Strategis BEM Universitas PGRI Madiun 2026, membahas Manajemen Aksi.

Rizki berharap materi yang diberikan tidak berhenti pada pemahaman teori, tetapi dapat diterapkan peserta dalam menjalankan organisasi. Kemampuan tersebut diharapkan membantu mahasiswa menghadapi persoalan organisasi dengan lebih responsif dan terarah.

“Harapannya, peserta bisa membawa pengetahuan yang didapat dalam kegiatan ini untuk menjalankan organisasi dan memberikan kontribusi bagi keberlanjutan BEM,” katanya.