Mahasiswa BK UNIPMA Ajak Siswa SMAN 1 Slahung Kenali Potensi dan Rencanakan Masa Depan 

Universitas PGRI Madiun- Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bimbingan dan Konseling (Himabiko) Universitas PGRI Madiun (Universitas PGRI Madiun) menggelar pelatihan self-awareness bagi siswa SMAN 1 Slahung, Ponorogo, Rabu (12/8), kemarin. Pelatihan tersebut mengajak siswa mengenali diri, menggali potensi, dan mulai menyusun arah masa depan.

Kegiatan yang menjadi program kerja Himabiko itu mengusung tema “Mengenali Diri, Mengembangkan Potensi, Menentukan Langkah Masa Depan”. Pelaksanaannya didampingi dosen pembimbing Dr. Noviyanti Kartika Dewi, M.Pd., Kons. dan Dr. Suharni, S.Pd., M.Psi.

Wafdulloh Muhammad Royaan menjadi pemateri dalam kegiatan tersebut. Ia membawakan materi “Self Awareness: Mengenali Diri, Mengembangkan Potensi, Menentukan Langkah Masa Depan” dengan pendekatan experiential learning melalui Model S.A.D.A.R. (See, Analyze, Develop, Act, Reflect).

Pendekatan itu membuat pelatihan berlangsung secara interaktif. Siswa diajak melakukan refleksi diri melalui Life Tree dan Wheel of Life, mengikuti permainan psikologis, berdiskusi dalam kelompok, hingga berlatih regulasi emosi.

Hasil refleksi kemudian diarahkan pada penyusunan roadmap dan portofolio. Dua hal tersebut menjadi bagian dari proses siswa dalam melihat potensi diri sekaligus memikirkan langkah yang ingin ditempuh setelah lulus SMA.

Ketua pelaksana, Cheril Lunetta Salsabila, mengatakan kegiatan tersebut diharapkan dapat membantu siswa menghadapi pilihan pendidikan dan karier dengan pemahaman yang lebih baik terhadap dirinya.

“Tujuan kegiatan untuk meningkatkan kemampuan self-awareness siswa SMA sehingga memiliki kesiapan akademik dan karier yang lebih baik,” kata Cheril.

SMAN 1 Slahung dipilih sebagai lokasi pengabdian karena Himabiko juga ingin membuka wawasan siswa mengenai pilihan pendidikan tinggi. Cheril menyebut para siswa diharapkan dapat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, termasuk Universitas PGRI Madiun.

Di sisi lain, pihak sekolah menyambut baik kehadiran tim Himabiko. Kepala SMAN 1 Slahung berharap kegiatan tersebut dapat menjadi awal kerja sama yang berkelanjutan dengan Universitas PGRI Madiun, bukan berhenti setelah program pengabdian selesai.

Bagi Cheril, hasil kegiatan akan lebih berarti jika siswa dapat menerapkan apa yang diperoleh dalam menentukan pilihan setelah lulus.

“Harapannya kegiatan ini nggak cuma jadi ajang motivasi sesaat buat adik-adik kelas XII, tapi benar-benar membantu mereka makin kenal potensi diri, tidak mudah FOMO, dan punya arah yang jelas buat masa depannya lewat roadmap serta portofolio yang mereka bikin,” ujarnya.