Ampibi Membumi, Prodi Pendidikan Biologi UNIPMA Edukasi Warga Olah Sekam Padi Jadi Briket Ramah Lingkungan
Program Studi Pendidikan Biologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas PGRI Madiun (Universitas PGRI Madiun) melalui Himpunan Mahasiswa Program Studi dalam program kerja Asosiasi Mahasiswa Program Studi (Ampibi) menggelar kegiatan “Ampibi Membumi” di kediaman Ketua RT 15/RW 04, Bapak Sujatno, Dusun Budug, Desa Tawangrejo, Kecamatan Takeran, Kabupaten Magetan, Minggu (24/5), kemarin.
Kegiatan yang mengusung tema “Pemanfaatan Sekam Padi sebagai Arang Briket dalam Mendukung Lingkungan Berkelanjutan” itu bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memanfaatkan limbah pertanian menjadi produk yang bernilai guna dan ramah lingkungan.
Kegiatan Ampibi Membumi 2026 merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat yang berfokus pada edukasi lingkungan. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa memberikan materi, edukasi, serta praktik pembuatan arang briket berbahan dasar sekam padi sebagai alternatif bahan bakar ramah lingkungan.
Kepala Program Studi Pendidikan Biologi Universitas PGRI Madiun, Nurul Kusuma Dewi, S.Si., M.Sc., turut mendampingi kegiatan tersebut bersama mahasiswa dan warga setempat. Uswatul Hasanah selaku ketua pelaksana dalam wawancaranya mengatakan bahwa program ini dirancang untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait pemanfaatan limbah sekam padi agar memiliki nilai manfaat sekaligus mendukung keberlanjutan lingkungan.
“Kegiatan Ampibi Membumi 2026 bertujuan memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pemanfaatan limbah sekam padi menjadi arang briket sebagai upaya menjaga lingkungan dan mendukung keberlanjutan lingkungan,” ujar Uswatul, Selasa (26/5), kemarin.
Ia menambahkan, pemanfaatan sekam padi menjadi arang briket diharapkan dapat membantu mengurangi limbah pertanian sekaligus meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan secara berkelanjutan.
Dalam kegiatan tersebut, Ananda Sabrina Putri Susilo hadir sebagai pemateri dengan membawakan materi bertajuk “Pemanfaatan Sekam Padi Menjadi Briket Ramah Lingkungan”. Peserta tidak hanya mendapatkan penjelasan teori, tetapi juga praktik langsung proses pengolahan sekam padi menjadi arang briket.
Program tersebut juga sejalan dengan implementasi Sustainable Development Goals (SDGs) dan Program Kampus Berdampak dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek). Program itu diarahkan untuk menghadirkan pembelajaran yang memberi manfaat bagi mahasiswa dan masyarakat.
Melalui kegiatan ini, penyelenggara berharap masyarakat mampu memanfaatkan limbah sekam padi secara optimal, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, serta menciptakan inovasi sederhana yang bermanfaat bagi kehidupan sehari-hari dan keberlanjutan lingkungan di masa mendatang.
Untuk informasi lebih lengkap terkait kegiatan kampus, dapat mengunjungi akun Instagram resmi Universitas PGRI Madiun di @official_Universitas PGRI Madiun. Universitas PGRI Madiun juga telah membuka pendaftaran mahasiswa baru tahun akademik 2025/2026. Pendaftaran mahasiswa baru program Reguler dan RPL tahun akademik 2025/2026 juga telah dibuka.
Informasi lengkap terkait program studi dan persyaratan dapat diakses melalui akun Instagram @Universitas PGRI Madiun_pmb, atau dengan datang langsung ke Biro PMB di Kampus 1, Jalan Setiabudi No. 85 Madiun, maupun Kampus 2 di Jalan Raya Klitik Km 5 Ngawi. Informasi juga tersedia di laman resmi Universitas PGRI Madiun, www.Universitas PGRI Madiun.ac.id.




