Harumkan Jatim di Kancah Nasional, Mahasiswa PBI UNIPMA Sabet Juara Harapan 2 Duta Muslimah Preneur 2026
Silvia Dian Paramita, mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas PGRI Madiun (Universitas PGRI Madiun), sukses mengukir prestasi gemilang di tingkat nasional. Silvia berhasil meraih posisi 4th Runner-Up (Juara Harapan 2) dalam ajang pemilihan Duta Muslimah Preneur Nasional 2026 yang diselenggarakan oleh Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (IPMI) Pusat di Hotel Discovery Ancol, Jakarta, pada 19-21 April 2026, lalu.
Prestasi ini melengkapi pencapaian Silvia sebelumnya yang dinobatkan sebagai Juara 1 Duta Muslimah Preneur tingkat Provinsi Jawa Timur. Selain masuk dalam jajaran lima besar nasional, perwakilan Jawa Timur ini juga berhasil meraih penghargaan peringkat kedua (Second Rank) untuk kategori busana terbaik (Best Costume, Best Gown, and Best Attire) di antara seluruh perwakilan provinsi se-Indonesia.
Dalam malam Grand Final yang berlangsung pada 20 April 2026, Silvia tampil mengenakan kostum bertajuk "Pincuk Hanguwati". Busana rancangan desainer lokal Kota Madiun, Ibu Lia, bersama Ketua IPMI Kota Madiun sekaligus pemilik Butik Ulfa Mumtaza, Ibu Ulfa Mumtaza, tersebut mengintegrasikan motif batik khas Kota Madiun yang memuat filosofi lokal.
Batik Pincuk Hanguwati ini menyajikan motif batik dengan sumber ide kuliner khas Kota Madiun yaitu pecel. Pincuk Hanguwati berasal dari 2 kata: Pincuk yang bermakna wadah makanan yang terbuat dari daun pisang, serta Hanguwati yang berasal dari kata kuat dengan pemaknaan menguatkan. Motifnya merekam keotentikan pecel Madiun yang memiliki ciri dari sambel pecel serta isian sayurnya seperti bunga turi, daun papaya, daun singkong, toge, bunga pisang, dan lain-lain dengan lauk tambahan peyek serta taburan serundeng.
"Kostum Pincuk Hanguwati ini secara khusus memadukan motif batik khas Kota Madiun, lengkap dengan detail bergambar nasi pecel, cabai, kembang turi, dan kacang panjang. Melalui kostum ini, kami ingin mempromosikan identitas budaya daerah di tingkat nasional agar generasi muda terus mengenalnya dan terhindar dari krisis identitas budaya," ujar Silvia, Rabu (6/5), kemarin.
Perjalanan Silvia menuju lima besar nasional dilalui dengan kompetisi ketat bersama perwakilan dari 25 provinsi di seluruh Indonesia. Selama masa karantina yang dimulai sejak 19 April 2026, seluruh peserta dinilai secara komprehensif berdasarkan aspek keaktifan, keberanian, kepercayaan diri, kemampuan komunikasi, wawasan perbankan, kewirausahaan, serta pemahaman ekonomi syariah dan kebudayaan daerah.
Pada sesi unjuk bakat, Silvia menampilkan kolaborasi pembacaan puisi bahasa Inggris karyanya sendiri yang berjudul "Life Goes On", disusul dengan penampilan vokal membawakan lagu "Hero" yang dipopulerkan oleh Mariah Carey. Kedua karya tersebut membawakan pesan mengenai ketangguhan batin dalam menghadapi tantangan hidup.
Silvia menjelaskan bahwa babak penyisihan dilakukan bertahap. Dari total 25 finalis provinsi, panitia menyaring menjadi 10 besar terbaik untuk mengikuti sesi tanya jawab di hadapan lima dewan juri, yang terdiri dari perwakilan Kementerian Ekonomi Kreatif, Kementerian UMKM, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, desainer profesional Jakarta, serta perwakilan IPMI Cabang Korea Selatan. Setelah lolos ke babak 5 besar, Silvia kemudian mempresentasikan rencana bisnisnya secara langsung di hadapan dewan juri hingga akhirnya dinobatkan sebagai Juara Harapan 2.
Sebagai sosok yang juga mengemban amanah sebagai Duta Pariwisata Kota Madiun, Silvia menegaskan komitmennya untuk terus mengoptimalkan promosi potensi daerah. Menurutnya, Kota Madiun saat ini memiliki daya tarik pariwisata yang sangat kuat melalui keberadaan Pahlawan Street Center (PSC) dengan replika tujuh landmark ikoniknya, kuliner nasi pecel yang khas, julukan Kota Pendekar, hingga keberadaan PT INKA sebagai industri kereta api terbesar di Asia Tenggara.
“Melalui wadah Muslimah Preneur ini, saya berharap dapat terus berkontribusi mendorong ekonomi kreatif yang berdaya, berdampak, serta tetap memegang teguh prinsip ekonomi syariah dengan menghindari praktik gharar, maysir, dan riba demi mengejar keberkahan usaha," pungkas Silvia.
Pencapaian Silvia dalam ajang nasional yang diselenggarakan bertepatan dengan momentum Rapat Kerja Nasional (Rakernas) IPMI ini mendapat apresiasi luas, baik dari sivitas akademika Universitas PGRI Madiun maupun pengurus wilayah IPMI Jawa Timur dan Kota Madiun yang terus mendampingi selama proses kompetisi.
Untuk informasi lebih lengkap terkait kegiatan kampus, dapat mengunjungi akun Instagram resmi Universitas PGRI Madiun di @official_Universitas PGRI Madiun. Universitas PGRI Madiun juga telah membuka pendaftaran mahasiswa baru tahun akademik 2025/2026. Pendaftaran mahasiswa baru program Reguler dan RPL tahun akademik 2025/2026 juga telah dibuka.
Informasi lengkap terkait program studi dan persyaratan dapat diakses melalui akun Instagram @Universitas PGRI Madiun_pmb, atau dengan datang langsung ke Biro PMB di Kampus 1, Jalan Setiabudi No. 85 Madiun, maupun Kampus 2 di Jalan Raya Klitik Km 5 Ngawi. Informasi juga tersedia di laman resmi Universitas PGRI Madiun, www.Universitas PGRI Madiun.ac.id.




