Perkuat Tata Kelola, Kongres IX ACCSETA UNIPMA Tegaskan Arah Organisasi yang Inovatif
Himpunan Mahasiswa S1 Akuntansi (ACCSETA) Universitas PGRI Madiun (Universitas PGRI Madiun) sukses menyelenggarakan Kongres ke-IX dan Sidang AD/ART Periode 2026 di Ruang A313-A314 Kampus 1, Sabtu (14/2), kemarin. Kegiatan ini merupakan forum tertinggi organisasi dan menjadi momentum penting dalam mengevaluasi kinerja sekaligus menetapkan haluan baru bagi keberlanjutan tata kelola himpunan.
Mengusung tema “Optimalisasi Peran ACCSETA Menuju Organisasi Inovatif, Adaptif, dan Inspiratif”, kongres ini dirancang sebagai ruang diskursus yang transparan dan partisipatif bagi seluruh anggota guna merumuskan rekomendasi perbaikan organisasi di masa depan.
Andhini Valencia Framesti, selaku ketua pelaksana mengatakan bahwa tema dipilih menjawab tantangan zaman yang menuntut organisasi mahasiswa untuk terus bergerak progresif. Menurutnya, tiga pilar utama, yakni inovatif, adaptif, dan inspiratif merupakan kunci agar ACCSETA tetap memberikan dampak nyata bagi anggotanya.
"Inovatif berarti menghadirkan gagasan kreatif, adaptif menunjukkan kemampuan menyesuaikan diri dengan perubahan, dan inspiratif adalah harapan agar organisasi ini mampu menjadi teladan bagi mahasiswa Akuntansi lainnya," jelas Andhini.
Agenda utama kongres difokuskan pada peninjauan serta penyempurnaan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART). Langkah ini diambil sebagai upaya memperkuat fondasi hukum organisasi agar tetap relevan dengan dinamika kampus saat ini. Selain itu, forum juga melakukan pembahasan dan pengesahan Garis Besar Haluan Organisasi (GBHO) ACCSETA 2026 sebagai kompas kerja kepengurusan mendatang.
Di luar urusan administratif, Kongres IX ini juga berfungsi sebagai sarana edukasi bagi anggota untuk memahami mekanisme persidangan formal. Proses penyampaian aspirasi dan pengambilan keputusan kolektif menjadi ajang pelatihan soft skill, mulai dari kepemimpinan, komunikasi publik, hingga manajemen konflik.
Andini menambahkan bahwa pentingnya perbedaan pendapat sebagai instrumen pendewasaan organisasi. "Perbedaan pendapat adalah hal yang wajar dalam musyawarah. Justru dari dinamika itulah kita bisa melahirkan keputusan terbaik demi kemajuan ACCSETA ke depan," tambahnya.
Melalui Kongres IX ini, ACCSETA Universitas PGRI Madiun kembali menegaskan komitmennya untuk membangun sistem organisasi yang transparan dan berorientasi pada pengembangan kapasitas mahasiswa. Dengan disahkannya regulasi baru, organisasi ini siap menyongsong periode 2026 dengan semangat pembaruan yang lebih solid.
Untuk informasi lebih lengkap terkait kegiatan kampus, dapat mengunjungi akun Instagram resmi Universitas PGRI Madiun di @official_Universitas PGRI Madiun. Universitas PGRI Madiun juga telah membuka pendaftaran mahasiswa baru tahun akademik 2025/2026. Pendaftaran mahasiswa baru program Reguler dan RPL tahun akademik 2025/2026 juga telah dibuka.
Informasi lengkap terkait program studi dan persyaratan dapat diakses melalui akun Instagram @Universitas PGRI Madiun_pmb, atau dengan datang langsung ke Biro PMB di Kampus 1, Jalan Setiabudi No. 85 Madiun, maupun Kampus 2 di Jalan Raya Klitik Km 5 Ngawi. Informasi juga tersedia di laman resmi Universitas PGRI Madiun, www.Universitas PGRI Madiun.ac.id.



