Mahasiswa FKIP UNIPMA Pertajam Inovasi Desa Lewat Workshop PPK Ormawa 

Himpunan Mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (HMFKIP) Universitas PGRI Madiun (Universitas PGRI Madiun) mengambil langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pengabdian masyarakat. Melalui Workshop Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) yang dilaksanakan di Ruang 205-206 Kampus 1, Jumat (13/2), kemarin, mahasiswa didorong untuk tidak sekadar menjalankan program kerja, tetapi menjadi inisiator kemajuan desa yang terukur.

Mengusung tema “Optimalisasi Program Kerja Ormawa sebagai Upaya Pemberdayaan Masyarakat yang Berdampak dan Berkelanjutan”, workshop ini menghadirkan Arri Kurniawan, S.S., M.Pd., sebagai narasumber utama. Fokus utama kegiatan bukan sekadar pemaparan teori, melainkan bedah proposal secara mendalam untuk memastikan setiap ide yang diusulkan memiliki pijakan realita yang kuat di lapangan.

Dalam sesi kurasi tersebut, setiap draf proposal dikuliti secara kritis. Aspek identifikasi masalah di desa, akurasi solusi yang ditawarkan, hingga kelayakan anggaran dan rencana keberlanjutan program menjadi poin utama penilaian. Keterlibatan dosen pendamping dan reviewer internal dalam proses ini bertujuan untuk menguji logika berpikir serta orisinalitas inovasi yang diusung oleh tiap tim.

Dr. Dahlia Novarianing Asri, M.Si., sebagai Pembina HMFKIP turut hadir dalam kegiatan tersebut. Hadirinya menunjukkan adanya keseriusan institusi dalam membangun sinergi. Kehadiran unsur pimpinan ini memastikan bahwa arahan strategis universitas sejalan dengan pelaksanaan teknis di tingkat mahasiswa, sehingga proposal yang dihasilkan lebih solid dan kolaboratif.

Nabela Aulya Rosalinda Asri, selaku ketua pelaksana kegiatan mengatakan bahwa workshop ini dilaksanakan sebagai gambaran bagi mahasiswa agar tetap berada pada koridor panduan resmi. “Workshop ini bertujuan memastikan PPK Ormawa berjalan sesuai buku panduan, akuntabel, dan mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat desa atau kelurahan,” ujarnya.

Melalui proses bedah proposal yang komprehensif, mahasiswa diharapkan semakin tajam dalam memetakan kebutuhan spesifik di wilayah pedesaan. Ketajaman analisis ini menjadi modal penting agar strategi pelaksanaan yang disusun tetap realistis namun tetap membawa unsur pembaruan.

Dengan demikian, PPK Ormawa tidak hanya menjadi ajang kompetisi nasional, tetapi juga momentum nyata bagi mahasiswa FKIP Universitas PGRI Madiun untuk berkontribusi dalam percepatan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa.

Untuk informasi lebih lengkap terkait kegiatan kampus, dapat mengunjungi akun Instagram resmi Universitas PGRI Madiun di @official_Universitas PGRI Madiun. Universitas PGRI Madiun juga telah membuka pendaftaran mahasiswa baru tahun akademik 2025/2026. Pendaftaran mahasiswa baru program Reguler dan RPL tahun akademik 2025/2026 juga telah dibuka.

Informasi lengkap terkait program studi dan persyaratan dapat diakses melalui akun Instagram @Universitas PGRI Madiun_pmb, atau dengan datang langsung ke Biro PMB di Kampus 1, Jalan Setiabudi No. 85 Madiun, maupun Kampus 2 di Jalan Raya Klitik Km 5 Ngawi. Informasi juga tersedia di laman resmi Universitas PGRI Madiun, www.Universitas PGRI Madiun.ac.id.