Sinergi Akademik dan Industri, Mahasiswa Farmasi UNIPMA Bedah Implementasi CPOB di PT Otsuka Indonesia 

Program Studi Farmasi Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Sains (FIKS) Universitas PGRI Madiun (Universitas PGRI Madiun) kembali memperkuat jembatan antara teori dan praktik. Melalui kunjungan industri ke PT Otsuka Indonesia di Lawang, Kabupaten Malang, Senin (26/1), kemarin, para mahasiswa lintas semester diterjunkan langsung untuk membedah penerapan ilmu kefarmasian dalam skala manufaktur global.

Kunjungan ini bukan sekadar perjalanan studi biasa. Mahasiswa semester 1, 3, 5, dan 7 diajak melihat realitas industri yang menuntut presisi tinggi. Acara dibuka dengan pemaparan komprehensif mengenai profil perusahaan, visi strategis, hingga peran krusial PT Otsuka dalam menjaga rantai pasok produk kesehatan yang aman bagi masyarakat.

Fokus utama kegiatan ini terletak pada pemahaman mendalam mengenai standar Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB). Mahasiswa diberikan akses untuk mengamati sistem pengendalian mutu yang ketat, regulasi industri, hingga tahapan pengawasan yang menjamin khasiat dan keamanan produk.

Puncak kegiatan berlangsung saat plant tour. Di sini, para calon farmasis ini menyaksikan alur produksi yang terintegrasi-mulai dari manajemen bahan baku, proses formulasi, hingga pengemasan dan penyimpanan di gudang modern. Penggunaan teknologi otomatisasi serta penerapan protokol sanitasi dan higiene yang rigid menjadi pelajaran berharga yang sulit didapatkan di dalam ruang kelas.

Kegiatan ini didampingi oleh dosen Farmasi Universitas PGRI Madiun, yaitu Dr. drh. Cicilia Novi Primiani, M.  Pd., apt., Desi Kusumawati, M. Farm-Klin., Dra. Arum Suproborini, M. Si., apt., dan Destiana Dwi Hartanti, M. Farm. Dari pihak PT Otsuka Indonesia, kegiatan ini didampingi oleh HRD Otsuka, Soesilo Handoko.

Dosen pendamping kegiatan, Dra.  Arum Suproborini, M.Si., menekankan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari strategi penguatan kurikulum, khususnya bagi mahasiswa yang sedang atau akan menempuh mata kuliah spesifik.

"Kegiatan ini dirancang untuk memantapkan pemahaman mahasiswa terhadap mata kuliah FTS Steril dan Farmasi Industri. Mereka bisa melihat langsung bagaimana proses pembuatan sediaan parenteral dan manajemen farmasi dijalankan secara profesional," jelas Dra.  Arum Suproborini, M.Si.

Senada dengan hal tersebut, Koordinator Kegiatan, Rizki Nur Rochman, menyebutkan bahwa interaksi langsung dengan staf profesional PT Otsuka Indonesia memberikan motivasi tambahan bagi mahasiswa.

“Kami mendapatkan gambaran nyata mengenai tantangan industri dan peluang karier ke depan. Ini sangat memotivasi kami untuk mempersiapkan kompetensi sejak dini agar siap bersaing di dunia kerja,” ujar Rizki saat diwawancarai, Jumat (30/1), kemarin.

Kunjungan yang berlangsung interaktif ini diakhiri dengan diskusi dua arah yang hangat antara mahasiswa dan praktisi Otsuka. Tak hanya membahas teknis produksi, mahasiswa juga menggali informasi mengenai etika profesi dan inovasi di bidang farmasi.

Melalui langkah ini, harapannya sinergi dengan industri seperti PT Otsuka Indonesia dapat terus terjalin secara berkelanjutan. Selain meningkatkan kualitas lulusan, kolaborasi ini diharapkan mampu menghasilkan sumber daya manusia di bidang farmasi yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga adaptif terhadap dinamika industri global.

Untuk informasi lebih lengkap terkait kegiatan kampus, dapat mengunjungi akun Instagram resmi Universitas PGRI Madiun di @official_Universitas PGRI Madiun. Universitas PGRI Madiun juga telah membuka pendaftaran mahasiswa baru tahun akademik 2025/2026. Pendaftaran mahasiswa baru program Reguler dan RPL tahun akademik 2025/2026 juga telah dibuka.

Informasi lengkap terkait program studi dan persyaratan dapat diakses melalui akun Instagram @Universitas PGRI Madiun_pmb, atau dengan datang langsung ke Biro PMB di Kampus 1, Jalan Setiabudi No. 85 Madiun, maupun Kampus 2 di Jalan Raya Klitik Km 5 Ngawi. Informasi juga tersedia di laman resmi Universitas PGRI Madiun, www.Universitas PGRI Madiun.ac.id.