Monitoring PPK Ormawa HIMAKO UNIPMA Tunjukkan Dampak Positif Pengembangan Wisata Air Terjun Pengantin Ngrambe Ngawi 

Dampak nyata dari program pengembangan wisata yang dilaksanakan mahasiswa Universitas PGRI Madiun (Universitas PGRI Madiun) mulai terlihat. Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Himpunan Mahasiswa Pendidikan Ekonomi (HIMAKO) Universitas PGRI Madiun kembali turun ke lapangan untuk melakukan monitoring di kawasan Wisata Air Terjun Pengantin, Dusun Besek, Desa Hargomulyo, Kecamatan Ngrambe, Sabtu (17/1) lalu.

Monitoring ini dilakukan untuk meninjau perkembangan destinasi wisata pascapelaksanaan program pengelolaan dan pendampingan yang telah dijalankan bersama masyarakat setempat. Hasilnya, terjadi peningkatan signifikan jumlah kunjungan wisatawan, baik dari masyarakat lokal Kecamatan Ngrambe dan sekitarnya, maupun wisatawan luar daerah seperti Ngawi Kota, Solo, Yogyakarta, hingga Bojonegoro.

Peningkatan kunjungan tersebut terlihat jelas terutama pada akhir pekan dan libur Tahun Baru kemarin. Kondisi ini tidak lepas dari upaya pengelolaan yang lebih tertata serta promosi yang dilakukan melalui program PPK Ormawa dan pemanfaatan media sosial Wisata Air Terjun Pengantin.

Ketua Pelaksana Monitoring PPK Ormawa HIMAKO Universitas PGRI Madiun, Syukur Nur Widhiyah, mengatakan bahwa pelaksanaan ini menjadi bagian penting dalam memastikan keberlanjutan program. Menurutnya, meningkatnya jumlah wisatawan merupakan indikator awal keberhasilan pengelolaan dan promosi wisata yang dilakukan secara kolaboratif dengan masyarakat.

“Monitoring ini penting untuk melihat dampak nyata program, baik terhadap pengembangan wisata, keterlibatan masyarakat, maupun keberlanjutan pengelolaan destinasi. Dari hasil monitoring, kami melihat adanya perubahan yang cukup signifikan. Kunjungan wisatawan semakin ramai dan aktivitas ekonomi warga sekitar juga mulai bergerak,” ujar Widhiyah, Kamis (22/1), kemarin.

Ramainya kunjungan wisatawan turut berdampak positif bagi pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di sekitar lokasi wisata. Murtini, salah satu pelaku UMKM yang berjualan aneka keripik, gorengan, es teh, dan kopi di stan mini kafe area wisata, mengaku pendapatannya meningkat terutama saat akhir pekan dan hari libur.

Hal senada disampaikan Anggik, pedagang jajanan lokal dan mi instan di kawasan wisata tersebut. Menurutnya, meningkatnya jumlah pengunjung membawa pengaruh langsung terhadap penjualan. “Sekarang pengunjung lebih banyak, otomatis dagangan juga lebih laku,” katanya.

Melalui kegiatan monitoring ini, Tim PPK Ormawa HIMAKO Universitas PGRI Madiun berharap Wisata Air Terjun Pengantin dapat terus berkembang sebagai destinasi wisata unggulan di Kabupaten Ngawi. Selain itu, program ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat lokal secara berkelanjutan.

“Harapannya, Wisata Air Terjun Pengantin dapat berkembang secara berkelanjutan, dikelola secara mandiri oleh masyarakat, mampu meningkatkan kesejahteraan warga Dusun Besek, serta menjadi destinasi wisata alam unggulan Desa Hargomulyo tanpa meninggalkan aspek kelestarian lingkungan,” pungkas Widhiyah.

Untuk informasi lebih lengkap terkait kegiatan kampus, dapat mengunjungi akun Instagram resmi Universitas PGRI Madiun di @official_Universitas PGRI Madiun. Universitas PGRI Madiun juga telah membuka pendaftaran mahasiswa baru tahun akademik 2025/2026. Pendaftaran mahasiswa baru program Reguler dan RPL tahun akademik 2025/2026 juga telah dibuka.

Informasi lengkap terkait program studi dan persyaratan dapat diakses melalui akun Instagram @Universitas PGRI Madiun_pmb, atau dengan datang langsung ke Biro PMB di Kampus 1, Jalan Setiabudi No. 85 Madiun, maupun Kampus 2 di Jalan Raya Klitik Km 5 Ngawi. Informasi juga tersedia di laman resmi Universitas PGRI Madiun, www.Universitas PGRI Madiun.ac.id.