Dorong Keuangan Digital UMKM, Mahasiswa Manajemen UNIPMA Kampus Ngawi Dampingi QR Snack 

Mahasiswa Program Studi Manajemen kelas 7B Universitas PGRI Madiun (Universitas PGRI Madiun) Kampus Ngawi menunjukkan kontribusi nyata bagi masyarakat melalui kegiatan pendampingan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Home Industry QR Snack di Desa Grudo, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian kepada masyarakat yang terintegrasi dengan mata kuliah Manajemen Usaha Kecil dan Menengah.

Pendampingan difokuskan pada optimalisasi pengelolaan usaha untuk memperkuat daya saing UMKM di tengah perkembangan pasar digital. Mahasiswa memberikan pendampingan secara komprehensif, meliputi penguatan sumber daya manusia (SDM), strategi pemasaran, serta pengelolaan keuangan agar usaha mitra mampu tumbuh secara berkelanjutan.

Salah satu anggota tim mahasiswa, Gitarolla, mengatakan bahwa kegiatan ini tidak semata-mata bertujuan memenuhi kewajiban akademik, tetapi juga dilandasi kepedulian terhadap potensi UMKM lokal. “UMKM di Ngawi sebenarnya memiliki potensi besar untuk berkembang dan dikenal lebih luas. Namun, masih banyak yang terkendala pada pencatatan keuangan dan pemasaran,” ujarnya, Senin (15/12), kemarin.

Menurutnya, kendala tersebut muncul karena pengelolaan usaha masih dilakukan secara mandiri oleh pemilik, dengan bantuan terbatas dari keluarga dan tetangga saat pesanan meningkat. Kondisi ini membuat sistem keuangan dan pemasaran belum tertata optimal serta belum sepenuhnya mengikuti tren pasar.

Kegiatan pendampingan dilaksanakan langsung di lokasi produksi QR Snack di Desa Grudo. Program ini menyasar UMKM di Kabupaten Ngawi yang membutuhkan dukungan untuk meningkatkan kapasitas usaha dan daya saing produk. Selama pelaksanaan, mahasiswa didampingi oleh dosen pengampu mata kuliah Manajemen Usaha Kecil dan Menengah, yakni Arifiansyah Saputra, S.T., M.M. dan Sulthan Misbahul Ghifari, S.E., M.M.

Keterlibatan dosen memastikan pendampingan berjalan sesuai dengan kebutuhan nyata mitra serta selaras dengan capaian pembelajaran mahasiswa Sulthan Misbahul Ghifari, S.E., M.M., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi Kurikulum Outcome-Based Education (OBE) melalui pendekatan Project-Based Learning (PjBL). “Mahasiswa mengerjakan proyek nyata yang relevan dengan capaian pembelajaran. Selain memperkuat pemahaman praktis, kegiatan ini juga memastikan relevansi kurikulum dengan kebutuhan masyarakat,” jelasnya.

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa memberikan pelatihan penggunaan aplikasi digital untuk pencatatan, penyusunan laporan keuangan, pencatatan stok barang, hingga pengenalan sistem pembayaran digital.

Pada aspek pemasaran, tim membantu pembuatan konten kreatif serta memberikan pelatihan pengelolaan media sosial TikTok guna memperluas jangkauan promosi dan meminimalkan risiko pemblokiran konten yang sebelumnya sempat dialami UMKM tersebut.Untuk mendukung pengelolaan keuangan, mahasiswa mengenalkan aplikasi BukuWarung sebagai sarana pencatatan keuangan digital yang praktis dan mudah digunakan.

Program pendampingan ini membuka peluang bagi pelaku UMKM untuk mengembangkan usaha melalui peningkatan kapasitas, pendampingan berkelanjutan, serta akses terhadap jejaring dan pasar yang lebih luas.

Ke depan, program ini diharapkan memberikan dampak nyata dan berkelanjutan, sehingga UMKM mampu meningkatkan kualitas produk, memperluas pasar, dan memperkuat kemandirian usaha. Sinergi antara pembelajaran, pengabdian kepada masyarakat, dan pemberdayaan UMKM ini menegaskan komitmen Universitas PGRI Madiun dalam mencetak lulusan yang kompeten, aplikatif, dan berdaya saing.