Pasar Ahad Dewi Sri Simbatan Bangkit! BEM UNIPMA Buktikan Pengabdian Mahasiswa Lewat Re-launching Pasar Tradisional 

Universitas PGRI Madiun (Universitas PGRI Madiun) kembali menegaskan dampak nyata Program Pemberdayaan Masyarakat “BEM Berdampak” Tahun 2025 melalui re-launching Pasar Ahad Tradisional Dewi Sri di Desa Simbatan, Kecamatan Nguntoronadi, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Minggu (14/12), kemarin. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa pengabdian mahasiswa tidak berhenti pada perencanaan, tetapi telah menghasilkan luaran konkret yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

Re-launching pasar tradisional tersebut merupakan hasil dari rangkaian pendampingan yang telah dilakukan mahasiswa BEM Universitas PGRI Madiun sejak September hingga Desember 2025. Program yang didanai melalui hibah Kemdiktisaintek ini mengusung proposal bertajuk “Pemberdayaan Masyarakat Inklusi di Desa Simbatan Menuju Desa Mandiri melalui Integrasi Literasi Digital dan Ekonomi Kreatif Berbasis Potensi Lokal dengan Model e-IM3”, dengan fokus pada penguatan desa inklusif dan pengembangan desa wisata berbasis potensi lokal.

Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Rektor Bidang I Universitas PGRI Madiun Dr. Elva Nuraina, S.E., M.Si., dosen pembina sekaligus ketua pelaksana Dr. Endang Sri Maruti, S.Pd., M.Pd., serta jajaran dosen pendamping yang terdiri dari Dr. Wasilatul Murtafiah, M.Pd., Arri Kurniawan, S.S., M.Pd., Lusia Kristiasih Dwi P., S.S., M.A., dan Dr. Farida Styaningrum, M.Pd. Turut hadir pula perwakilan Dinas Sosial Kabupaten Magetan, tokoh masyarakat, dan unsur Pemerintah Desa Simbatan.

Selain seremoni re-launching, kegiatan berlangsung semarak dengan berbagai pertunjukan seni dan budaya lokal. Fashion show Batik Ciprat yang ditampilkan oleh SWP Sambung Roso dan siswa SDN 1 Simbatan menjadi daya tarik utama, menampilkan kreativitas batik khas desa yang sarat nilai budaya. Kemeriahan acara semakin lengkap dengan senam aerobik PAKDESRi serta penampilan Seni Reog Desa Simbatan yang menghibur warga dan pengunjung pasar.

Dosen pembina sekaligus ketua pelaksana program, Dr. Endang Sri Maruti, S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa Desa Simbatan dipilih karena memiliki dua potensi besar yang sebelumnya berjalan terpisah. “Simbatan ini merupakan desa inklusi sekaligus desa wisata. Dua potensi tersebut kami sinergikan agar saling menguatkan. Pasar Ahad Dewi Sri yang hari ini di-re-launching menjadi bukti awal dari proses tersebut,” ujarnya.

Beliau menambahkan bahwa Pasar Ahad Dewi Sri sejatinya telah ada, namun sempat vakum sehingga membutuhkan evaluasi dan pendampingan untuk kembali diaktifkan. Tantangan utama berada pada proses membangkitkan kembali peran kelompok sadar wisata (Pokdarwis) pasca vakum. Meski demikian, program BEM Berdampak diharapkan menjadi pemantik awal agar pengelolaan pasar dan potensi wisata desa dapat terus dilanjutkan secara mandiri oleh masyarakat.

“Harapannya, pasar ini dapat berkembang dan terintegrasi dengan potensi lain seperti Batik Ciprat serta kawasan wisata Dewi Sri, sehingga Desa Simbatan ke depan benar-benar menjadi pusat wisata yang mandiri dan berkelanjutan,” jelas Dr. Endang Sri Maruti, S.Pd., M.Pd.

Melalui capaian tersebut, Program BEM Berdampak Universitas PGRI Madiun membuktikan bahwa pengabdian mahasiswa bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan proses berkelanjutan yang menghasilkan perubahan nyata. Program ini sekaligus memperkuat peran Universitas PGRI Madiun sebagai agen perubahan sosial dalam melahirkan mahasiswa yang unggul secara akademik, peduli sosial, dan mampu berkontribusi langsung dalam pembangunan masyarakat berbasis kearifan lokal.

Untuk informasi lebih lengkap terkait kegiatan kampus, dapat mengunjungi akun Instagram resmi Universitas PGRI Madiun di @official_Universitas PGRI Madiun. Universitas PGRI Madiun juga telah membuka pendaftaran mahasiswa baru tahun akademik 2025/2026. Pendaftaran mahasiswa baru program Reguler dan RPL tahun akademik 2025/2026 juga telah dibuka.

Informasi lengkap terkait program studi dan persyaratan dapat diakses melalui akun Instagram @Universitas PGRI Madiun_pmb, atau dengan datang langsung ke Biro PMB di Kampus 1, Jalan Setiabudi No. 85 Madiun, maupun Kampus 2 di Jalan Raya Klitik Km 5 Ngawi. Informasi juga tersedia di laman resmi Universitas PGRI Madiun, www.Universitas PGRI Madiun.ac.id.