FEB UNIPMA Gelar Coaching Clinic Bersama Bank BTPN Syariah, Perkuat Kualitas Lulusan Mahasiswa
Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas PGRI Madiun (Universitas PGRI Madiun) terus memperkuat kualitas lulusan melalui kolaborasi strategis dengan dunia industri. Salah satunya diwujudkan melalui kegiatan Coaching Clinic Program Implementasi Pembelajaran berbasis Problem-Based Learning (PBL) bersama Bank BTPN Syariah yang digelar di Ruang C.403, 404, dan 405 FEB Universitas PGRI Madiun, Selasa (7/4), kemarin.
Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari inisiasi kerja sama yang telah terjalin sebelumnya pada Kamis (12/3), lalu secara hybrid. Coaching clinic tersebut difokuskan pada penguatan implementasi pembelajaran berbasis proyek (Project-Based Learning/PBL), khususnya dalam pendampingan kelompok usaha ultra mikro binaan Bank BTPN Syariah.
Dalam program ini, mahasiswa dilibatkan secara langsung untuk melakukan pendampingan terhadap pelaku usaha ultra mikro. Kegiatan tersebut dikonversikan ke dalam mata kuliah Kewirausahaan dengan durasi pelaksanaan selama satu semester. Mahasiswa tidak hanya belajar secara teoritis, tetapi juga terjun langsung mengidentifikasi masalah, merancang solusi, hingga melakukan pendampingan secara berkelanjutan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Rektor 1 Universitas PGRI Madiun, Prof. Dr. Marheny Lukitasari, M.Pd., beserta jajaran pimpinan FEB dan para dosen di lingkungan fakultas. Dalam sambutannya, Prof. Dr. Marheny Lukitasari, M.Pd., menegaskan pentingnya perubahan peran dosen dari sekadar pengajar menjadi coach yang mampu mendorong mahasiswa berpikir kritis dan adaptif.
“Mahasiswa harus dilatih untuk mampu menghadapi tantangan nyata di masyarakat. Jaga komunikasi yang baik, serap ilmu sebanyak mungkin sebagai bekal masa depan, serta manfaatkan kerja sama ini untuk membangun kompetensi yang unggul,” ujarnya.
Delegasi dari Bank BTPN Syariah yang hadir dalam kegiatan ini antara lain Vini Daru Perdana selaku Daya Activation & Partnership Head, Mohamad Faathir Al Hakim sebagai Daya System Development & Data Monitoring Leader, Alina Hadianti sebagai Daya Activation Leader, serta Bambang Sutiyono sebagai Daya Partnership Officer. Kehadiran tim ini memberikan penguatan teknis terkait strategi pendampingan usaha berbasis kebutuhan nyata di lapangan.
Melalui coaching clinic ini, mahasiswa diharapkan mampu menghasilkan luaran konkret, di antaranya melakukan asesmen dan identifikasi permasalahan kelompok usaha, merancang desain solusi yang akan dipresentasikan pada pertemuan ketujuh, melaksanakan pendampingan minimal empat kali selama program berlangsung, serta menyelenggarakan expo produk sebagai bentuk hasil akhir kegiatan.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya FEB Universitas PGRI Madiun dalam membangun ekosistem ekonomi dan bisnis di lingkungan kampus yang terintegrasi dengan kebutuhan industri dan masyarakat. Sinergi antara perguruan tinggi dan dunia usaha diharapkan mampu mencetak lulusan yang tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan kemampuan problem solving di dunia nyata.
Melalui program ini, FEB Universitas PGRI Madiun optimistis dapat melahirkan lulusan yang matang, berdaya saing, serta mampu memberikan kontribusi nyata, tidak hanya bagi diri sendiri tetapi juga bagi masyarakat dan pembangunan daerah.
Untuk informasi lebih lengkap terkait kegiatan kampus, dapat mengunjungi akun Instagram resmi Universitas PGRI Madiun di @official_unipma. Universitas PGRI Madiun juga telah membuka pendaftaran mahasiswa baru tahun akademik 2025/2026. Pendaftaran mahasiswa baru program Reguler dan RPL tahun akademik 2025/2026 juga telah dibuka.
Informasi lengkap terkait program studi dan persyaratan dapat diakses melalui akun Instagram @unipma_pmb, atau dengan datang langsung ke Biro PMB di Kampus 1, Jalan Setiabudi No. 85 Madiun, maupun Kampus 2 di Jalan Raya Klitik Km 5 Ngawi. Informasi juga tersedia di laman resmi Universitas PGRI Madiun, www.unipma.ac.id.
Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas PGRI Madiun (Universitas PGRI Madiun) terus memperkuat kualitas lulusan melalui kolaborasi strategis dengan dunia industri. Salah satunya diwujudkan melalui kegiatan Coaching Clinic Program Implementasi Pembelajaran berbasis Problem-Based Learning (PBL) bersama Bank BTPN Syariah yang digelar di Ruang C.403, 404, dan 405 FEB Universitas PGRI Madiun, Selasa (7/4), kemarin.
Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari inisiasi kerja sama yang telah terjalin sebelumnya pada Kamis (12/3), lalu secara hybrid. Coaching clinic tersebut difokuskan pada penguatan implementasi pembelajaran berbasis proyek (Project-Based Learning/PBL), khususnya dalam pendampingan kelompok usaha ultra mikro binaan Bank BTPN Syariah.
Dalam program ini, mahasiswa dilibatkan secara langsung untuk melakukan pendampingan terhadap pelaku usaha ultra mikro. Kegiatan tersebut dikonversikan ke dalam mata kuliah Kewirausahaan dengan durasi pelaksanaan selama satu semester. Mahasiswa tidak hanya belajar secara teoritis, tetapi juga terjun langsung mengidentifikasi masalah, merancang solusi, hingga melakukan pendampingan secara berkelanjutan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Rektor 1 Universitas PGRI Madiun, Prof. Dr. Marheny Lukitasari, M.Pd., beserta jajaran pimpinan FEB dan para dosen di lingkungan fakultas. Dalam sambutannya, Prof. Dr. Marheny Lukitasari, M.Pd., menegaskan pentingnya perubahan peran dosen dari sekadar pengajar menjadi coach yang mampu mendorong mahasiswa berpikir kritis dan adaptif.
“Mahasiswa harus dilatih untuk mampu menghadapi tantangan nyata di masyarakat. Jaga komunikasi yang baik, serap ilmu sebanyak mungkin sebagai bekal masa depan, serta manfaatkan kerja sama ini untuk membangun kompetensi yang unggul,” ujarnya.
Delegasi dari Bank BTPN Syariah yang hadir dalam kegiatan ini antara lain Vini Daru Perdana selaku Daya Activation & Partnership Head, Mohamad Faathir Al Hakim sebagai Daya System Development & Data Monitoring Leader, Alina Hadianti sebagai Daya Activation Leader, serta Bambang Sutiyono sebagai Daya Partnership Officer. Kehadiran tim ini memberikan penguatan teknis terkait strategi pendampingan usaha berbasis kebutuhan nyata di lapangan.
Melalui coaching clinic ini, mahasiswa diharapkan mampu menghasilkan luaran konkret, di antaranya melakukan asesmen dan identifikasi permasalahan kelompok usaha, merancang desain solusi yang akan dipresentasikan pada pertemuan ketujuh, melaksanakan pendampingan minimal empat kali selama program berlangsung, serta menyelenggarakan expo produk sebagai bentuk hasil akhir kegiatan.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya FEB Universitas PGRI Madiun dalam membangun ekosistem ekonomi dan bisnis di lingkungan kampus yang terintegrasi dengan kebutuhan industri dan masyarakat. Sinergi antara perguruan tinggi dan dunia usaha diharapkan mampu mencetak lulusan yang tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan kemampuan problem solving di dunia nyata.
Melalui program ini, FEB Universitas PGRI Madiun optimistis dapat melahirkan lulusan yang matang, berdaya saing, serta mampu memberikan kontribusi nyata, tidak hanya bagi diri sendiri tetapi juga bagi masyarakat dan pembangunan daerah.
Untuk informasi lebih lengkap terkait kegiatan kampus, dapat mengunjungi akun Instagram resmi Universitas PGRI Madiun di @official_unipma. Universitas PGRI Madiun juga telah membuka pendaftaran mahasiswa baru tahun akademik 2025/2026. Pendaftaran mahasiswa baru program Reguler dan RPL tahun akademik 2025/2026 juga telah dibuka.
Informasi lengkap terkait program studi dan persyaratan dapat diakses melalui akun Instagram @unipma_pmb, atau dengan datang langsung ke Biro PMB di Kampus 1, Jalan Setiabudi No. 85 Madiun, maupun Kampus 2 di Jalan Raya Klitik Km 5 Ngawi. Informasi juga tersedia di laman resmi Universitas PGRI Madiun, www.unipma.ac.id.



