UNIPMA Matangkan Implementasi Kurikulum OBE, Fokus Benahi Sistem Penilaian Mahasiswa
Universitas PGRI Madiun (Universitas PGRI Madiun) terus mematangkan transformasi sistem pendidikan tinggi melalui penerapan kurikulum Outcome-Based Education (OBE). Upaya tersebut ditegaskan dalam kegiatan sosialisasi yang digelar pada Selasa (30/12), kemarin secara daring dengan penekanan utama pada pembaruan sistem penilaian mahasiswa agar lebih transparan, terukur, dan berbasis capaian pembelajaran.
Perubahan ini menandai pergeseran paradigma pembelajaran di Universitas PGRI Madiun. Dosen tidak lagi hanya berfokus pada materi yang diajarkan, melainkan pada kemampuan nyata yang dimiliki mahasiswa setelah menyelesaikan studi. Dengan pendekatan OBE, lulusan perguruan tinggi dinilai berdasarkan kompetensi yang dikuasai, bukan semata label profesi atau gelar akademik.
Salah satu dosen Universitas PGRI Madiun, Dr. Lingga Nico Pradana, S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa inti dari kurikulum OBE terletak pada capaian kemampuan lulusan. “Kurikulum OBE menekankan pada kemampuan apa yang dimiliki mahasiswa setelah lulus. Saat ini, lulusan perguruan tinggi tidak lagi hanya disebut berdasarkan profesinya, tetapi pada kemampuan yang sesuai dengan visi keilmuan program studi,” ujarnya, Selasa (6/1), kemarin.
Beliau menambahkan, meskipun berasal dari program studi yang sama, lulusan dapat memiliki karakteristik kemampuan yang berbeda. Hal tersebut bergantung pada dimensi kompetensi yang dirancang oleh masing-masing program studi. “Kemampuan itu secara teknis disebut Capaian Pembelajaran, baik CPL maupun CPMK, yang dirumuskan menggunakan kata kerja operasional berdasarkan taksonomi Bloom,” jelas Dr. Lingga Nico Pradana, S.Pd., M.Pd.
Dalam implementasinya, Universitas PGRI Madiun telah memulai langkah strategis dengan menyusun pedoman kurikulum OBE, Rencana Pembelajaran Semester (RPS) berbasis OBE, hingga sistem penilaian OBE yang kini terintegrasi dengan sistem informasi akademik. Sosialisasi yang digelar kali ini secara khusus membahas penilaian berbasis OBE, yang diikuti oleh dekan, kepala program studi, dan dosen.
“Fokus sosialisasi ini adalah memberikan pemahaman prinsip dan teknis penilaian OBE, agar selaras dengan dokumen kurikulum dan RPS yang telah disusun,” tambah Dr. Lingga Nico Pradana, S.Pd., M.Pd.
Beliau mengakui, penerapan kurikulum OBE tidak lepas dari tantangan. Salah satunya adalah mengubah kebiasaan dosen dalam melakukan penilaian. “Dosen tidak cukup hanya menilai UTS, UAS, dan tugas, tetapi harus menilai capaian pembelajaran mahasiswa, yakni kemampuan yang mereka kuasai selama dan di akhir perkuliahan,” ungkapnya.
Selain itu, implementasi OBE juga menuntut sinergi seluruh unsur di lingkungan kampus. Mulai dari perencanaan input, proses pembelajaran, hingga output dan outcome lulusan harus berjalan selaras dengan desain kurikulum yang telah ditetapkan.
Sebagai upaya pendukung, Universitas PGRI Madiun juga merilis format dan contoh RPS berbasis OBE yang menjadi acuan utama dosen. Dokumen tersebut berfungsi sebagai kompas dalam memetakan keterkaitan antara materi perkuliahan, metode pembelajaran, dan sistem penilaian.
“Kunci utamanya ada pada pembobotan capaian pembelajaran yang tertuang dalam RPS, termasuk instrumen penilaian pendukungnya,” tegas Dr. Lingga Nico Pradana, S.Pd., M.Pd. Beliau berharap, melalui RPS berbasis OBE, dosen dapat melaksanakan perkuliahan yang benar-benar mendorong pengembangan kemampuan mahasiswa.
“Harapannya, dosen mampu menjalankan pembelajaran berbasis OBE secara konsisten, sementara program studi, fakultas, dan universitas bersinergi menyediakan dukungan sumber daya, mulai dari sistem informasi, penjaminan mutu, hingga tata kelola,” pungkasnya.
Untuk informasi lebih lengkap terkait kegiatan kampus, dapat mengunjungi akun Instagram resmi Universitas PGRI Madiun di @official_unipma. Universitas PGRI Madiun juga telah membuka pendaftaran mahasiswa baru tahun akademik 2025/2026. Pendaftaran mahasiswa baru program Reguler dan RPL tahun akademik 2025/2026 juga telah dibuka.
Informasi lengkap terkait program studi dan persyaratan dapat diakses melalui akun Instagram @unipma_pmb, atau dengan datang langsung ke Biro PMB di Kampus 1, Jalan Setiabudi No. 85 Madiun, maupun Kampus 2 di Jalan Raya Klitik Km 5 Ngawi. Informasi juga tersedia di laman resmi Universitas PGRI Madiun, www.unipma.ac.id.




