Dua Dosen UNIPMA Resmi Sandang Gelar Guru Besar, Perkuat Tradisi Akademik Kampus 

Universitas PGRI Madiun (Universitas PGRI Madiun) kembali menorehkan sejarah penting dalam perjalanan akademiknya. Dua dosen terbaiknya resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar, menambah deretan akademisi berprestasi di kampus tersebut. Mereka adalah Prof. Dr. Bambang Eko Hari Cahyono, M.Pd., Guru Besar Bidang Pembelajaran Bahasa dan Sastra Sekolah Pascasarjana, serta Prof. Dr. Marheny Luckytasari, M.Pd., Guru Besar Bidang Inovasi Pembelajaran Biosains.

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat di Gedung Graha Cendekia Universitas PGRI Madiun, Kamis (6/11) kemarin, dihadiri jajaran sivitas akademika, pejabat LLDIKTI Wilayah VII Jawa Timur, serta perwakilan pemerintah daerah. Ketua Senat Universitas PGRI Madiun, Prof. Dr. H. Parji, M.Pd., memimpin langsung sidang senat terbuka pengukuhan kedua guru besar tersebut. Ia menyampaikan bahwa kini Universitas PGRI Madiun telah memiliki empat Guru Besar dan 100 Doktor dari berbagai bidang ilmu.

“Saat ini Universitas PGRI Madiun sudah memiliki empat Guru Besar dan seratus Doktor. Harapan kami, ke depan akan semakin banyak Guru Besar yang lahir dari Universitas PGRI Madiun,” ujar Prof. Dr. H. Parji, M.Pd., saat mengukuhkan kedua Guru Besar.

Prof. Dr.  Marheny Lukitasari, M.Pd., atau akrab disapa ibu Heny, menjadi sorotan publik akademik karena merupakan Guru Besar perempuan pertama sekaligus termuda di Universitas PGRI Madiun pada usia 51 tahun. Dalam orasi ilmiahnya berjudul “Inovasi Pembelajaran Biosains untuk Mendorong Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi pada Pembelajaran Abad 21”, beliau menekankan pentingnya peran guru besar yang tidak hanya berfokus pada ruang akademik, tetapi juga aktif berkontribusi di tengah masyarakat.

Sebagai pakar biosains, Prof. Dr.  Marheny Lukitasari, M.Pd., mengembangkan instrumen untuk mengukur efektivitas penerapan model pembelajaran Science, Technology, Engineering, and Mathematics with Design Thinking (STEM-DT). Model ini menjadi rujukan Kementerian Pendidikan sebagai pendekatan modern untuk mengasah kemampuan berpikir kritis dan keterampilan abad ke-21. Salah satu penerapannya dilakukan melalui proyek pengelolaan sampah di sekolah Adiwiyata, di mana siswa tidak hanya belajar sains dan teknologi, tetapi juga berperan dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Sementara itu, Prof. Dr. Bambang Eko Hari Cahyono, M.Pd., dikukuhkan sebagai Guru Besar Bidang Pembelajaran Bahasa dan Sastra. Dosen senior yang telah mengabdi selama 38 tahun ini memaparkan risetnya dalam orasi ilmiah bertajuk “Pendekatan Interdisipliner dalam Pembelajaran Membaca Permulaan dan Kosakata di Sekolah Inklusi”. Beliau menyoroti pentingnya sinergi antara bahasa dan psikologi pendidikan untuk mendukung perkembangan anak berkebutuhan khusus di sekolah inklusi.

“Anak-anak berkebutuhan khusus memerlukan guru yang peka dan memahami perbedaan cara belajar mereka. Dengan pendekatan interdisipliner, pembelajaran bisa menjadi lebih bermakna dan inklusif,” terang Prof. Dr. Bambang Eko Hari Cahyono, M.Pd.

Rektor Universitas PGRI Madiun, Dr. Supri Wahyudi Utomo, M.Pd., menyampaikan apresiasi atas capaian luar biasa dua guru besar tersebut. Beliau menilai, pengukuhan ini menjadi tonggak penting dalam penguatan riset, pengabdian, serta peningkatan mutu pendidikan di lingkungan kampus.

 “Kehadiran dua guru besar baru ini akan memperluas ruang kolaborasi akademik di Universitas PGRI Madiun. Kami menargetkan dalam dua hingga tiga tahun ke depan akan lahir lima Guru Besar baru. Selain itu, Universitas PGRI Madiun juga tengah menyiapkan dua program studi baru, yaitu jenjang S3 dan program profesi,” jelasnya.

Disamping itu, Universitas PGRI Madiun juga berhasil meraih predikat Kampus Unggulan peringkat 1 dalam dua kategori sekaligus, yakni Prestasi Kemahasiswaan dan Kerja Sama, pada ajang Anugerah Kampus Unggulan LLDIKTI Wilayah VII Tahun 2025. Capaian ini menegaskan posisi Universitas PGRI Madiun sebagai perguruan tinggi yang unggul, berdaya saing, dan berkomitmen mencetak pendidik profesional.

Berikut profil guru besar Universitas PGRI Madiun:

  1. GURU BESAR KE-3 Universitas PGRI Madiun
  • Prof. Dr. Bambang Eko Hari Cahyono, M.Pd.
  • Tempat, Tanggal Lahir: Magetan, 29 Juni 1962
  • Pendidikan:

S1 Pendidikan Bahasa Indonesia – Universitas Sebelas Maret Surakarta

S2 Pendidikan Bahasa Indonesia – Universitas Sebelas Maret Surakarta

S3 Pendidikan Bahasa Indonesia – Universitas Sebelas Maret Surakarta

  1. GURU BESAR KE-4 Universitas PGRI Madiun
  • Prof. Dr. Marheny Luckytasari, M.Pd.
  • Tempat, Tanggal Lahir: Madiun, 14 Mei 1974
  • Pendidikan:

S1 Budidaya Pertanian – Universitas Brawijaya

S2 Pendidikan Biologi – Universitas Negeri Malang

S3 Pendidikan Biologi – Universitas Negeri Malang