1.165 Wisudawan UNIPMA Siap Jadi Agen Perubahan Bangsa 

Haru dan kebahagiaan menyelimuti prosesi Wisuda Program Diploma, Sarjana, dan Sekolah Pascasarjana Periode XVII Universitas PGRI Madiun (Universitas PGRI Madiun) yang digelar, Sabtu (25/10), kemarin di Graha Cendekia. 
 
Sebanyak 1.165 wisudawan dari enam fakultas resmi dikukuhkan dalam suasana penuh rasa syukur. Senyum bahagia terpancar dari wajah para lulusan dan keluarga yang hadir menyaksikan momen sakral tersebut.
 
Rektor Universitas PGRI Madiun, Dr. Supri Wahyudi Utomo, M.Pd., dalam sambutannya menegaskan bahwa lulusan Universitas PGRI Madiun harus siap beradaptasi dengan perubahan zaman dan tuntutan dunia kerja yang semakin dinamis. Menurutnya, para lulusan tidak hanya dituntut mencari pekerjaan, tetapi juga harus berani menciptakan lapangan kerja baru.
 
 “Harapan kami, lulusan Universitas PGRI Madiun mampu membuka lapangan kerja minimal untuk dirinya sendiri. Setiap program studi telah membekali mahasiswa dengan mata kuliah kewirausahaan agar mereka mengenal dunia usaha sejak dini,” ujar Dr. Supri Wahyudi Utomo, M.Pd.
 
Beliau menambahkan, hal tersebut sejalan dengan visi Universitas PGRI Madiun untuk menjadi perguruan tinggi unggul di tingkat nasional serta menghasilkan lulusan yang cerdas, berdaya saing, dan berjiwa wirausaha. Melalui pendidikan berbasis karakter dan kompetensi, Universitas PGRI Madiun terus berkomitmen menyiapkan generasi muda yang tangguh dan inovatif dalam menghadapi tantangan global.
 
Adapun 1.165 wisudawan yang dikukuhkan tahun ini terdiri dari:
• Sekolah Pascasarjana: 181 wisudawan
• Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan: 520 wisudawan
• Fakultas Ekonomi dan Bisnis: 293 wisudawan
• Fakultas Ilmu Kesehatan dan Sains: 27 wisudawan
• Fakultas Teknik: 128 wisudawan
• Fakultas Hukum: 16 wisudawan
 
Prosesi wisuda kali ini mengusung tema “Satu Semangat, Satu Cita, Membangun Indonesia”, yang mencerminkan tekad Universitas PGRI Madiun untuk terus tumbuh dan berprestasi di berbagai bidang.
 
Perkembangan Universitas PGRI Madiun dalam beberapa tahun terakhir memang patut diapresiasi. Universitas PGRI Madiun menunjukkan peningkatan signifikan baik secara akademik maupun nonakademik. Selain menorehkan berbagai prestasi di tingkat nasional, kualitas sumber daya manusia di lingkungan dosen juga terus meningkat.
 
“Hampir separuh dari total dosen Universitas PGRI Madiun kini bergelar doktor, dan empat di antaranya sudah menyandang jabatan guru besar. Tahun depan kami menargetkan tambahan dua hingga tiga guru besar lagi,” ungkap Dr. Supri Wahyudi Utomo, M.Pd.
 
Dari 30 program studi yang dimiliki, sembilan di antaranya telah meraih akreditasi Unggul, menjadi bukti nyata keseriusan Universitas PGRI Madiun dalam meningkatkan mutu pendidikan dan tata kelola perguruan tinggi. Upaya ini juga diperkuat dengan kolaborasi solid antar-sivitas akademika dalam bidang pengajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
 
Ke depan, Universitas PGRI Madiun menargetkan pendirian dua program studi baru, yakni jenjang S3 dan program profesi. Saat ini, universitas tengah mempersiapkan dokumen serta sarana prasarana pendukung untuk mewujudkannya.
 
“Kami berharap, dengan kelengkapan prodi dan peningkatan mutu, Universitas PGRI Madiun semakin unggul, inovatif, berkarakter, serta mampu melahirkan lulusan profesional, berkompeten, dan berdaya saing tinggi,” pungkas Dr. Supri Wahyudi Utomo, M.Pd.