48 Mahasiswa KIP K dan 7 Asal Timor Leste Resmi Terima Beasiswa UNIPMA
Universitas PGRI Madiun (Universitas PGRI Madiun) sukses menggelar kegiatan penyerahan dan pembekalan bagi mahasiswa penerima Beasiswa Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP K) dan Beasiswa Luar Negeri (LN), di Graha Cendekia, Kamis (25/9), kemarin. Acara ini menjadi tindak lanjut dari hasil seleksi yang tertuang dalam SK penerima beasiswa.
Kegiatan dihadiri oleh mahasiswa bersama orang tua atau wali, jajaran pimpinan Universitas PGRI Madiun, pengurus PPLP PT PGRI Madiun, para wakil rektor, dekan, hingga kepala program studi. Pada kesempatan itu, mahasiswa diwajibkan membawa surat pernyataan bermeterai yang ditandatangani bersama orang tua sebagai bentuk komitmen atas hak dan kewajiban penerima beasiswa.
Sebagai tanda simbolis, beasiswa KIP K diserahkan kepada lima perwakilan mahasiswa, sementara tujuh mahasiswa asal Timor Leste menerima beasiswa luar negeri. Tahun ini, Universitas PGRI Madiun mencatat 48 mahasiswa dari berbagai daerah di Karesidenan Madiun dan kota lain di Indonesia lolos sebagai penerima beasiswa KIP K. Sedangkan beasiswa luar negeri diraih tujuh mahasiswa baru asal Timor Leste.
Kepala Badan Kemahasiswaan (BKM), Arri Kurniawan, S.S., M.Pd., menegaskan penerima beasiswa KIP K berhak atas biaya hidup Rp4,8 juta per semester. “Dana tersebut wajib segera dilaporkan ke pihak kampus dengan bukti dari bank,” jelasnya. Beliau juga mengingatkan pentingnya mematuhi aturan, dengan mencontohkan kasus terdahulu ketika seorang penerima beasiswa harus mengundurkan diri di tengah studi karena menikah.
Rektor Universitas PGRI Madiun, Dr. Supri Wahyudi Utomo, M.Pd., turut memberikan selamat kepada para mahasiswa penerima beasiswa sekaligus menyambut hangat kehadiran mahasiswa luar negeri. Beliau berpesan agar mereka cepat beradaptasi dengan lingkungan kampus dan masyarakat. “Adaptasi yang baik akan membuat proses belajar kalian lebih lancar dan nyaman di Universitas PGRI Madiun,” ujarnya.
Perwakilan tim BKM Universitas PGRI Madiun, Lusia Kristiasih Dwi P., S.S., M.A., dalam wawancaranya menjelaskan bahwa pembekalan ini bertujuan menyamakan persepsi antara kampus, mahasiswa, dan orang tua atau wali. “Dengan begitu, semua pihak memahami hak dan kewajiban penerima beasiswa sekaligus bisa mengambil pelajaran dari kasus sebelumnya,” ujarnya.
Dengan penyerahan beasiswa ini, Universitas PGRI Madiun tidak hanya memberi dukungan finansial, tetapi juga menekankan pentingnya tanggung jawab akademik dan integritas moral selama masa studi.
Untuk informasi lebih lengkap terkait kegiatan kampus, dapat mengunjungi akun Instagram resmi Universitas PGRI Madiun di @official_unipma. Universitas PGRI Madiun juga telah membuka pendaftaran mahasiswa baru tahun akademik 2025/2026.
Informasi lengkap terkait program studi dan persyaratan dapat diakses melalui akun Instagram @unipma_pmb, atau dengan datang langsung ke Biro PMB di Kampus 1, Jalan Setiabudi No. 85 Madiun, maupun Kampus 2 di Jalan Raya Klitik Km 5 Ngawi. Informasi juga tersedia di laman resmi Universitas PGRI Madiun, www.unipma.ac.id.



